CDK 175 / vol.37 no. 2 / Maret - April 2010
118
D
alam jurnal Annals of Internal Medicine edisi bulan
Juli 2009, dipublikasikan 2 penelitian besar, TRAN-
SCEND dan DIRECT, yang menunjukkan bahwa
telmisartan dan candesartan diragukan manfaatnya dalam
pencegahan penyakit ginjal maupun mikroalbuminuria.
Penelitian TRANSCEND (Telmisartan Randomised Assess-
ment Study in ACE [angiotensin-converting enzyme] Intoler-
ant Subjects with Cardiovascular Disease) oleh dr. Johannes
F.E. Mann dan rekan dari Ludwig Maximilians University di
Munich, Jerman, dilakukan untuk mengetahui efek terapi
telmisartan pada pasien-pasien yang memiliki penyakit kar-
diovaskular atau diabetes, dengan kerusakan target organ
namun tanpa mikroaluminuria.
Penelitian ini merupakan penelitian tersamar ganda,
terkontrol, melibatkan 5927 pasien yang secara acak diberi-
kan terapi telmisartan 80 mg sehari (n=2954) atau plasebo
(n=2972). Selain itu pasien juga diberi terapi standar selama
rerata 56 bulan. Endpoint primer penelitian ini adalah out-
come ginjal gabungan yang terdiri atas hemodialisis atau
peningkatan kadar kreatinin serum, perubahan laju ltrasi
glomerulus dan perubahan albuminuria.
Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa endpoint primer
(outcome ginjal gabungan) lebih banyak terjadi pada ke-
lompok telmisartan dibandingkan dengan kelompok plase-
bo. Pasien-pasien dalam kelompok telmisartan mengalami
peningkatan albuminuria yang lebih kecil dibandingkan
dengan plasebo; di kelompok telmisartan pasien yang ha-
rus menjalani hemodialisis 7 orang, sedangkan pada ke-
lompok plasebo 10 orang. Tetapi kadar kreatinin serum
meningkat lebih banyak di kelompok telmisartan, juga laju
ltrasi glomerulus mengalami penurunan yang lebih besar
di kelompok telmisartan.
Mengacu pada hasil penelitian, para ahli dalam penelitian
TRANSCEND ini menyimpulkan bahwa telmisartan tidak le-
bih baik secara bermakna dibandingkan dengan plasebo
terhadap outcome ginjal.
Bagaimana manfaat antihipertensi ARB lainnya, candesar-
Apakah Semua Antihipertensi Golongan
ARB Bermanfaat Melindungi Ginjal?
BERITA TERKINI
IMAGE BANK
CDK Maret April DR.indd 118
CDK Maret April DR.indd 118
2/23/2010 4:15:29 AM
2/23/2010 4:15:29 AM
CDK 175 / vol.37 no. 2 / Maret - April 2010
120
tan, terhadap outcome ginjal?
Penelitian DIRECT (The Diabetic Retinopathy Candesartan
Trial) merupakan penelitian yang melibatkan 3326 pasien
diabetes tipe 1 dan 1905 pasien diabetes tipe 2, yang be-
rasal dari 309 pusat kesehatan. Pasien-pasien dalam pe-
nelitian ini rata-rata memiliki tekanan darah normal dan
normoalbuminuria, yang dinyatakan sebagai nilai ekskresi
rerata albumin urin 5.0 g/menit. Pasien secara acak diter-
api dengan candesartan 16 mg sehari (ditingkatkan hingga
32 mg sehari) atau plasebo. Follow-up dilakukan dalam re-
rata 4,7 tahun. Setiap pasien menjalani pemeriksaan urin
setiap tahun untuk menentukan nilai ekskresi albumin urin.
Outcome primernya adalah kejadian mikroalbuminuria
baru, yang dide nisikan sebagai ekskresi albumin urin se-
besar 20 g/menit (sebanyak 3-4 kali pemeriksaan). Se-
dangkan outcome sekundernya adalah perubahan rerata
albuminuria.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa candesartan tidak
berpengaruh secara bermakna terhadap mikroalbuminu-
ria (pooled HR, 0,95; 95% CI, 0,78 1,16; P = 0,60). Walau
kelompok candesartan memiliki nilai perubahan tahunan
albuminuria sebesar 5,53% lebih rendah dibandingkan
dengan kelompok plasebo (95% CI, 0,73% - 10,14%; P =
0,024), para peneliti mengatakan bahwa candesartan 32 mg
sehari selama 4,7 tahun tidak mencegah mikroalbuminuria
pada pasien-pasien diabetes tipe 1 dan 2.
Walau obat-obat antihipertensi golongan ARB dikenal
bermanfaat mengurangi progresi tas albuminuria dan ke-
jadian nefropati nyata pada pasien-pasien diabetes meli-
tus, penelitian TRANSCEND dan DIRECT memperlihatkan
bahwa telmisartan dan candesartan diragukan manfaatnya
dalam mencegah penyakit ginjal atau mikroalbuminuria.
Tampaknya, hingga kini, dari semua golongan ARB, hanya
irbesartanlah yang memiliki evidence base yang paling baik
mengenai manfaatnya sebagai ARB yang dapat melindungi
ginjal (renoproteksi).
Penelitian-penelitian besar seperti IDNT (Irbesartan Dia-
betic Nephropathy Trial), IRMA 2 (Irbesartan in Patients with
Type 2 Diabetes and Microalbuminuria), dan PRIME (Pro-
gram for Irbesartan Mortality and Morbidity Evaluation), me-
nunjukkan bahwa irbesartan terbukti mengurangi in amasi,
mencegah terjadinya proteinuria klinis pada pasien-pasien
dengan mikroalbuminuria, serta menghambat progresi tas
nefropati pada pasien-pasien dengan proteinuria. Manfaat
renoproteksi irbesartan melampaui kemampuannya menu-
runkan tekanan darah.
SIMPULAN
Penelitian TRANSCEND dan DIRECT memperlihatkan
bahwa telmisartan dan candesartan diragukan manfaatnya
dalam mencegah penyakit ginjal atau mikroalbuminuria,
sehingga manfaat penurunan albuminuria oleh beberapa
ARB lainnya seperti irbesartan diperkirakan bukan meru-
pakan class effect. Hingga kini, hanya irbesartanlah yang
terbukti dapat melindungi ginjal, dengan kata lain bersifat
renoprotektif.
(YYA)
REFERENSI :
Lewis EJ, Hunsicker LG, Clarke WR, Berl T, Pohl MA, Lewis JB, et al. Re-
1.
noprotective Effect of the Angiotensin Receptor Antagonist Irbesartan in
Patients With Nephropathy Due to Type 2 Diabetes. N Engl J Med 2001;
345: 851-60.
Medscape. Telmisartan, Candesartan May Not Prevent Renal Disease or
2.
Microalbuminuria.
Persson F, Rossing P, Hovind P, Stehouwer CDA, Schalkwijk C, Tarnow L, et
3.
al. In ammatory Activity in Patients With Type 2 Diabetes and Microalbu-
minuria An IRMA 2 Substudy. Diabetes 2006; 55: 35505.
Ravera M, Ratto E, Vettoretti S, Parodi D, Deferrari G. Prevention and Treat-
4.
ment of Diabetic Nephropathy: The Program for Irbesartan Mortality and
Morbidity Evaluation. J Am Soc Nephrol 2005; 16: S48S52.
Kelompok terapi
telmisartan
Kelompok terapi
plasebo
Nilai P
Jumlah pasien dengan outcome ginjal gabungan
58 pasien (1,96%)
46 pasien (1,55%)
P=0,20
Pasien yang akhirnya menjalani hemodialisis
7 pasien
10 pasien
-
Peningkatan kadar kreatinin serum (2 kali lipat)
56 pasien
36 pasien
0,031
Peningkatan albuminuria
32%
63%
P<0,001
Penurunan laju ltrasi glomerulus
3.2 mL/minute/
1.73 m2
0.26 mL/minute/
1.73 m2
P<0,001
Tabel 1. Hasil penelitian TRANSCEND, perbandingan outcome antara kelompok terapi telmisartan dengan kelompok
plasebo.
BERITA TERKINI
CDK Maret April DR.indd 120
CDK Maret April DR.indd 120
2/23/2010 4:15:39 AM
2/23/2010 4:15:39 AM