HEADACHE AND HEAD PAIN
Ditulis oleh Robert E. Ryan Sr Robert E. Ryan Jr
Penerbit : The C. V. Mosby Co. Saint Louis, 1978.
Buku ini diterbitkan dalam bentuk sampul tebal beru-
kuran 18 x 26 cm, berisi 428 halaman, disertai dengan 30
ilustrasi dimana lima diantaranya adalah berwarna.
Penulis buku ini Profesor Robert E. Ryan Sr, adalah be-
kas Presiden dari American Association for the study of
headache. Ia memulai bukunya (yang terdiri dari 23 bab
ini) dengan membahas Mekhanisme sakit kepala, Evaluasi
penderita dan pengobatan sakit kepala dengan pembahasan
obat-obatan yang biasa dipakai secara cukup terperinci.
Pada bab selanjutnya penulis membahas sakit kepala yang
disebabkan oleh kelainan vaskuler dimana dalam bab ke
empat ia membahas "Migraine
"
yang dilanjutkan dengan
pembahasan bentuk migraine yang atipik. Selanjutnya rang-
kaian sakit kepala karena kelainan vaskuler ini diakhiri oleh
penulis dengan menggolongkannya ke dalam tipe lain dari
vascular headache.
Penulis juga membahas "Cranial neuralgias
"
serta bab
berikutnya dilanjutkan dengan membahas sakit kepala ber-
dasarkan kelainan alat/organ tubuh yang dijumpai seperti :
Kelainan THT yang dapat menimbulkan sakit kepala, Ke-
lainan Mata, Kelainan Gigi, Kelainan Psikiatri, Kelainan sis-
temik, Kelainan
Saraf, Alergi, Alkoholisme, Myalgia, Kea-
daan depresi. Sakit kepala yang berhubungan dengan kelainan
sex, Penyakit Infeksi dan sebagainya. Dimana pada setiap
bab dibahas dengan cukup sistematik dimulai dengan kausa,
gejala dan pengobatan. Juga diuraikan dengan cukup sistema-
tik obat-obat yang sering dipakai untuk mengobati sakit kepa-
la yang timbul untuk tiap-tiap bab yang dibahas.
Yang sangat menarik adalah penulis memberikan ilustrasi
contoh kasus yang khas dari masing-masing bab, dengan ke-
simpulannya dan pengobatannya. Seperti pada bab tentang
migraine penulis memberikan ilustrasi sebagai berikut :
Dibawah ini adalah sebuah contoh migraine yang khas.
M.S. seorang wanita kulit putih, tidak menikah berumur
38 tahun, menderita sakit kepala yang selalu disertai dengan
perasaan mual, kadang-kadang muntah. Juga kadang-kadang
dijumpai photophobia yang timbulnya bersamaan dengan
scotoma.
Sakit kepala yang timbul bersifat periodik, berjalan berjam-
jam kadang-kadang sampai berhari-hari. Dijumpai adanya
anamnesa keluarga dan sakit kepala dirasakan samakin hebat
pada saat menstruasi....................dan seterusnya.......................
Pada akhirnya penulis memberikan kesimpulannya disertai
dengan pengobatan pencegahan dan pengobatan sympto-
matiknya.
Rupanya penulis berusaha menyajikan topik yang ingin
dibahasnya dengan jelas sehingga dia memakai semua sarana
yang dapat dipakai untuk lebih memperjelas pembaca. Kami
berpendapat bahwa buku ini sangat berguna untuk para dok-
ter, mengingat kasus sakit kepala sangat sering dijumpai
dalam praktek sehari-hari, dengan
"
seribu satu macam"
sebab yang dapat menimbulkannya.
IMIPRAMIN UNTUK ENURESIS PADA ANAK
Enuresis merupakan keadaan yang tidak menyenangkan dan
cukup memusingkan para orang tua dalam mencari pengobat-
annya. Berbagai hal dapat menyebabkan timbulnya enuresis
tersebut, antara lain : kelainan urologik, kelainan emosional,
problem keluarga dan sebagainya.
Dibawah ini kami sajikan anjuran Paul M. Bindelglas, seo-
rang psikiater yang telah meneliti penderita enuresis anak sela-
ma kurang lebih sepuluh tahun. Dia mengatakan bahwa cara
yang paling efektif dalam pemakaian imipramin adalah sebagai
berikut :
Dosis : 25 mg sehari untuk anak yang berumur enam tahun
atau lebih.
Cara pemberian : jika penderita "ngompol" pada saat permu-
laan tidur, obat sebaiknya diberikan segera setelah makan ma-
lam.
Jika penderita "ngompol" sekitar tengah malam atau waktu-
nya tidak diketahui sebaiknya obat diberikan satu jam sebe-
lum tidur.
Jika penderita "ngompol" menjelang pagi hari, sebaiknya
obat diberikan sesaat sebelum tidur.
Bila respons tidak ada : Bila sesudah pengobatan beberapa
minggu ternyata respons tidak ada, naikan dosis dengan 25 mg
lagi, jadi penderita diberikan 50 mg. Bila dengan dosisinipun
tidak berhasil dosis dapat diaaikan menjadi 75 mg. Untuk
anak berumur antara enam sampai 11 tahun dosis maksimum
sehari adalah 75 mg. Untuk anak yang lebih dari 12 tahun
dosis maksimum adalah 100 mg.
Lama pemberian : Beberapa kasus enuresis memerlukan waktu
pengobatan enam sampai 12 bulan. Sedangkan FDA menga-
njurkan hanya dua smapai tiga bulan saja.
Problem yang mungkin dihadapi : Seorang
anak dengan e-
nuresis harus diberikan pengobatan dengan imipramin baik
ia mempunyai problem emosional, keluarga maupun kelainan
urogenital. Sebaiknya pemberian imipramin jangan sampai
dibatalkan karena kondisi-kondisi lain.
disadur dari
Practical Psychology for Physician
September, 1977
Cermin Dunia Kedokteran No. 15, 1979
4 1