Kegiatan Ilmiah
Laporan lengkap dari simposium di bawah ini, bisa diakses di
http://www.kalbefarma.com/seminar.
Simposium Satelit II, Nutritional & Complementary Choices in
Cancer Therapy, Surabaya 5 Maret 2005
Saat ini terapi atau pengobatan nutrisi dan komplemen/pelengkap
penyakit kanker mulai mendapat tempat tidak hanya di kalangan
penderita, namun juga termasuk para dokter. Penyebabnya antara lain,
kesulitan menyembuhkan penyakit kanker. Apalagi di Indonesia,
umumnya pasien datang berobat ke dokter pada tahap sudah sangat
lanjut. Belum lagi jika diperhitungkan biaya obat kanker yang bisa
dibilang tidak murah (meskipun untuk saat ini, Kalbe Farma telah
menyediakan obat-obat kanker generik yang juga bisa diperoleh para
anggota Askes). Masalah tersebut dibahas di Surabaya pada
simposium yang diadakan oleh Perhimpunan Onkologi Indonesia.
Seminar Sehari Bedah Laparoskopik untuk Obesitas, Jakarta 19
Maret 2005
Gemuk tidak selalu diidentikkan dengan cantik, seperti sering
didengung-dengungkan dengan pameo Big is beautiful. Lebih sering
gemuk malah bisa membuat persoalan seperti: penyakit jantung
koroner, kencing manis, radang sendi dan penyakit-penyakit
degeneratif lainnya. Sayangnya orang gemuk sangat sulit untuk
menjadi kurus; pelbagai usaha telah dicoba, namun umumnya tidak
membuahkan hasil yang diinginkan. Tak jarang, akhirnya mereka
frustrasi dan tidak peduli lagi dengan kegemukannya. Presentasi dari
dr. Abdul Fahmi Karim dari Pantai Hospital Kuala Lumpur membawa
harapan cerah bagi mereka yang tergolong gemuk.
PIT Interna Unibraw, Malang 19 - 20 Maret 2005
Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Bagian Penyakit Dalam,
Unibraw-RS Saiful Anwar ini dilaksanakan di Hotel Tugu Malang, 19
20 Maret 2005. Topik simposium yang dihadiri oleh sekitar 250
peserta ini adalah Evidence Based Medicine in Clinical Practice.
Dalam pembukaannya ketua panitia menyampaikan bahwa acara PIT
yang dilaksanakan secara berkala ini bertujuan untuk menjawab
tantangan ilmu kedokteran yang terus berkembang, sehingga para
dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan selalu berdasarkan
ilmu yang terbaru.
Pelatihan Pricing Strategy, Jakarta 30 - 31 Maret 2005
Salah satu syarat agar rumah sakit dapat melanjutkan dan
memperluas usahanya adalah mampu memasarkan produk pelayanan
kesehatannya secara berhasil dan memperoleh keuntungan. Tentunya
dengan cara yang tidak melanggar etika perumahsakitan dan tidak
melupakan fungsi sosial rumah sakit, demikian dipaparkan dr. Sri
Rachmani MKes, saat memberi presentasi pada hari kedua Pelatihan
III 2005 dari Perhimpunan Manajer Pelayanan Kesehatan Indonesia
(PERMAPKIN).
PIN I Nyeri, Manado 29 - 30 April 2005
Nyeri telah akrab sejak manusia diciptakan. Meskipun telah
berlangsung lama, persoalan nyeri tidak ada habis-habisnya. Apalagi
persoalan yang menjengkelkan bagi penderitanya ini, kadangkala
sangat sulit diselesaikan. Dalam rangka mengupdate ilmu mengenai -
nyeri ini, selama 2 hari telah diselenggarakan Pertemuan Ilmiah
Nasional I Nyeri oleh Kelompok Studi Nyeri PERDOSSI
(Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia). Acara ini
berlangsung di Manado, Sulawesi Utara. Sekitar 500 dokter dari
seluruh Indonesia (termasuk dari Aceh) turut berpartisipasi dalam
acara yang baru pertama kali diadakan ini.
Seminar Revolution on Anti Aging Medicine I, Jakarta 14 Maret
2005
Kondisi lingkungan kota-kota besar di Indonesia tampaknya
berpengaruh negatif terhadap kesehatan, apalagi jika kurang
berolahraga. Demikian disampaikan dr. Phaidon Toruan, MM dalam
presentasinya yang berjudul "Aktivitas Olahraga sebagai Anti Aging
Action", pada acara pertama dari rangkaian Seminar dan Workshop
Perkumpulan Awet Sehat Indonesia (Indonesian Anti Aging Society)
di Jakarta, Sabtu 14 Mei 2005. Seminar yang dihadiri oleh lebih dari
200 peserta peminat Anti Aging, diramaikan dengan pelbagai stand
sponsor alat dan food supplement untuk menjaga kesehatan. Seminar
hari itu dilanjutkan dengan workshop Sustain Your Sex Life Through
Sports & Fitness. Sampai jumpa di seminar berikutnya pada bulan
Agustus 2005.
Seminar Sosialisasi Etika Profesi dan Penelitian Kedokteran serta
Etika Rumah Sakit, Jakarta 14 Mei 2005
Di tengah maraknya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan
tenaga kesehatan, di RS Pondok Indah pada 14 Mei 2005, telah
diadakan seminar tentang Etika Profesi Kedokteran untuk para dokter
dan tenaga medis lainnya. Acara ini menghadirkan 4 pembicara yaitu
Prof. Dr. R Sjamsuhidajat SpB, Drs. Darojatun Sanusi Apt, MBA, Dr.
Samsi Jacobalis SpB, Dr. Broto Wasisto MPH.
JNHC V, Jakarta 20 - 21 Mei 2005
Sampai kini masih banyak yang berpendapat bahwa keadaan
Gagal Ginjal Akut bersifat reversibel (dapat kembali normal/sehat).
Namun menurut salah satu ahli ginjal Indonesia, dr. Pranawa, tidak
semua keadaan demikian hasil akhirnya. Keadaan seperti ini hanya
bisa dijumpai pada pasien yang ditangani secara cepat dan tepat,
maksimal dalam 48 jam pertama. Untuk itu, saran dokter dari FK
UNAIR/RSUD dr. Soetomo Surabaya ini, tenaga kesehatan yang
menemui pasien Acute Renal Failure (ARF), perlu cepat-cepat
berkonsultasi dengan dokter ahli ginjal. Informasi ini diutarakan
Pranawa kepada sekitar 1.000 orang peserta The 5th Jakarta
Nephrology and Hypertension Course, yang berlangsung dari tanggal
20 - 21 Mei 2005.
Symposium on Hypertension, Jakarta, 22 Mei 2005
Telah ditetapkan baik oleh JNC7 (Joint National Committee VII)
maupun oleh ADA (American Diabetes Association) bahwa target
tekanan darah bagi penderita Kencing Manis adalah di bawah 130 / 80
mmHg. Demikian pemaparan Guru Besar FKUI Jose Roesma pada
acara Symposium on Hypertension, Jakarta 22 Mei 2005. Sebenarnya,
lanjut spesialis Ginjal dan Hipertensi ini, makin rendah tekanan darah
pasien makin baik. Untuk itu usaha (obat maupun non obat)
menurunkan tekanan darah serendah mungkin adalah hal yang
diprioritaskan.
Cermin Dunia Kedokteran No. 148, 2005
62