IKHTISAR
Introduction to Anti-Aging Medicine
Eulis A. Datau*, Candra Wibowo
* Guru Besar,Divisi Alergi-Imunologi Bagian Ilmu Penyakit Dalam FK Universitas Sam Ratulangi /
Rumah Sakit Umum Prof. Dr. Roembajan Deil Kandou, Manado
PENDAHULUAN
Harapan hidup di Amerika Serikat pada masa revolusi
hanya sekitar 25 tahun. Kemudian pada tahun 1900 rerata
harapan hidup meningkat menjadi 46 tahun; dan pada tahun
1999 menjadi 73-79 tahun. Menurut WHO, sekitar 20 % anak
yang lahir saat itu dapat mencapai 100 tahun dan lebih sehat
dari usianya.
1
Saat ini setiap negara di dunia juga menghadapi
peningkatan tajam populasi usia di atas 60 tahun.
2
Perubahan
ini berhubungan erat dengan perbaikan sanitasi dan eliminasi
penyakit infeksi anak; peningkatan harapan hidup ini akan terus
berlanjut dengan adanya pengobatan penyakit jantung dan
deteksi dini kanker.
Dengan meningkatnya harapan hidup, timbul masalah atau
penyakit yang berhubungan dengan proses penuaan antara lain,
penyakit degeneratif, penurunan kualitas hidup, kognitif serta
meningkatnya ketergantungan pada orang lain. Penelitian
menunjukkan kemunduran hormon seiring bertambahnya usia
merupakan penyebab utama kerusakan fisik yang disebabkan
penuaan.
3
Proses penuaan sangat bervariasi dan dapat
dipercepat, diperlambat atau dibalik tergantung pada hormon
yang mengatur degenerasi dan regenerasi tubuh di tingkat sel.
1,3
Penyakit degeneratif akibat penuaan meliputi 90 % dari
semua penyakit, sedangkan 10% sisanya disebabkan oleh
penyakit genetik, infeksi dan trauma. Jika kita ingin membuat
revolusi dalam kesehatan, kita harus memfokuskan diri pada
penyakit akibat proses penuaan ini.
1
Ilmu medis baru yaitu Anti-Aging Medicine menjanjikan
bagaimana meningkatkan harapan hidup menjadi dua kali dan
bagaimana cara mencegah, menghambat dan membalik proses
penuaan. Memasuki dunia anti-aging merupakan langkah awal
untuk bergabung dengan masyarakat yang awet muda, yaitu
suatu masyarakat yang tak kenal usia tua, penyakit, demensia
dan ketidak mampuan.
1
Pada keadaan ini, setiap orang akan
kelihatan muda, usia produktif dapat sampai 100 tahun atau
lebih, dengan kesehatan dan kesempatan yang tidak terbatas.
Dalam dunia Anti-Aging Medicine terdapat tiga peraturan yaitu
jangan sakit, jangan tua dan jangan (cepat) meninggal.
1
Penelitian menunjukkan, penuaan sebagian besar disebab-
kan oleh penurunan Growth Hormone / Insulin-like Growth
Factor-I (GH/IGF-I) secara drastis dalam tubuh setelah
dewasa.
1,4
Saat ini dunia medis dihadapkan dengan masalah
utama yaitu bagaimana menaklukkan musuh utama umat
manusia yang paling tua yaitu penuaan dan kematian. Hasil
penelitian telah membuktikan bahwa, terapi GH/IGF-I dapat
mencegah, memperlambat bahkan membalikkan sebagian besar
penyakit atau keadaan yang berhubungan dengan proses
penuaan seperti diuraikan berikut ini.
5
PENGERTIAN ANTI-AGING MEDICINE
Penuaan adalah penurunan secara fisiologis fungsi tubuh
dan berbagai sistem organ yang mengakibatkan peningkatan
kejadian penyakit. Anti-aging medicine sendiri merupakan
salah satu spesialisasi bidang kedokteran yang menerapkan
ilmu dan teknologi kedokteran mutakhir untuk deteksi dini,
prevensi, terapi serta membalikkan disfungsi organ-organ dan
penyakit yang berhubungan dengan usia tua.
Tabel 1. Usia Rata-Rata pada Jaman Tertentu
Region
Years
Cro Magnon
28
Ancient Egypt
25
1400 Europe
30
1800 Europe & USA
37
1900 USA
48
2002 USA
78
Prinsip dasar anti-aging medicine meliputi :
1. Ilmiah.
2. Bukti klinis, dengan penelitian buta ganda acak dan
terkontrol.
3. Holistik, jiwa raga, dari kulit ke tulang, dari ujung rambut
ke ujung kuku kaki.
4. Sinergis, pendekatan terapi multi modalitas.
5. Terdokumentasi dalam jurnal perkumpulan seminat.
K
ADAR
GH-IGF-I
RENDAH DAPAT MEMPERPENDEK
HARAPAN HIDUP
Bengston BA dkk (Swedia) melakukan penelitian terhadap
333 pasien dengan diagnosis insufisiensi hipofisis. Semua
pasien mendapat terapi sulih hormon antara lain kortison, tiroid
dan hormon seks kecuali GH. Ditemukan 107 kematian pada
kelompok tanpa terapi GH, sedangkan pada kelompok kontrol
hanya 57 orang. Penyebab utamanya adalah penyakit
kardiovaskuler - 60 orang pada kelompok defisiensi GH (dua
kali lipat) dan 31 orang pada populasi umum.
1
Cermin Dunia Kedokteran No. 148, 2005
55
GH/IGF-I
DAPAT MEREMAJAKAN SISTEM IMUN
Jika sistem imun dapat diremajakan, maka akan kembali
pada sistem imun usia 12 tahun.
3
Timus adalah organ primer sistem imun yang terletak di
rongga dada. Timus ini merupakan tempat pematangan sel
limfosit T (sel T). Pada usia pubertas sistem imun mencapai
puncaknya, setelah itu timus mulai menyusut, pada usia 40
tahun tinggal bayangan dan pada usia 60 tahun sangat sulit
ditemukan. Penyusutan timus ini disertai dengan meningkatnya
penyakit yang berhubungan dengan penuaan meliputi
keganasan, penyakit autoimun dan penyakit infeksi. Bersamaan
dengan penyusutan timus ini terjadi penurunan sel T dan
interleukin-2 (IL 2). Dengan demikian penuaan dianggap juga
sebagai penyakit Acquired Immune Deficiency Syndrome
(AIDS) dengan perkembangan lambat.
1
Terapi sulih GH dapat meningkatkan aktivitas imun
melalui pembentukan antibodi baru. Antibodi baru ini akan
meningkatkan produksi sel T dan IL-2, proliferasi dan daya
fagosit sel darah putih yang lebih besar, aktivitas anti kanker
dari natural killer cells (NK-cell), stimulasi makrofag, maturasi
neutrofil, eritropoesis dan produksi sel darah merah yang baru.
1
Berdasarkan hal tersebut, terapi sulih GH dalam beberapa
minggu akan dapat membangunkan orang yang tidak berdaya
dengan harga diri rendah, cemas dan depresi akibat proses
penuaan. Efek ini disebut "Lazarus Effect".
1
I
MUNITAS DAPAT MENGONTROL HARAPAN HIDUP
Penelitian pada binatang menunjukkan bahwa peremajaan
sistem imun dapat memperpanjang harapan hidup, sedangkan
pada manusia belum diketahui. Penelitian dengan kontrol di
Universitas North Dakota State (1990) melaporkan efek
pemberian GH pada 26 ekor tikus yang telah menunjukkan
tanda-tanda penuaan dan penurunan fungsi sistem imun (usia
melebihi ¾ rerata harapan hidup). Setelah 13 minggu peng-
obatan, 16 (61%) tikus di kelompok kontrol mati, sementara di
kelompok GH 97% masih hidup sampai 9 bulan di atas rerata
harapan hidup; terapi GH dapat menambah sepertiga dari rerata
harapan hidup.
Selain menambah usia harapan hidup terapi GH dapat juga
memperbaiki imunitas meliputi aktivasi fungsi sel limfosit T
yang dikontrol oleh kelenjar timus. Penulis menganggap
peningkatan harapan hidup ini disebabkan pencegahan dan
penghambatan kerusakan sistem imun akibat proses penuaan.
1
HGH/IGF-I
UNTUK
A
NTI
-A
GING DAN UMUR PANJANG
Terapi sulih GH/IGF-I dapat mencegah, menghambat
proses penuaan serta memperpanjang umur harapan hidup
dengan berbagai mekanisme seperti diuraikan berikut ini.
1. Membantu jantung
Terapi sulih GH meningkatkan fungsi jantung dan
mencegah penyakit jantung dengan beberapa cara. GH
menurunkan lemak tubuh terutama di daerah abdomen yang
berhubungan erat dengan serangan jantung. Pemberian GH
pada orang dewasa dengan defisiensi GH bukan karena proses
penuaan, dapat meningkatkan HDL dan menurunkan LDL.
Pemberian GH selama tiga bulan pada pasien gagal jantung
fungsional klas II III akibat kardiomiopati dilatasi idiopatik
dapat meningkatkan kekuatan otot miokard dan menurunkan
ukuran ruang ventrikel kiri, meningkatkan fraksi ejeksi,
menurunkan kebutuhan oksigen otot jantung, meningkatkan
kapasitas latihan dan kualitas hidup.
6
2. Memperbaiki fungsi paru
Terapi GH dapat meningkatkan fungsi paru dan jantung
melalui peningkatan uptake oksigen maksimum dan
peningkatan cardiac output. Selain itu dapat juga meningka-
tkan forced expiratory volume (FEV1).
Pemberian GH selama tiga minggu pada pasien penyakit
obstruksi kronik dapat meningkatkan maximum expiratory
force volume.
1
Para ahli yakin bahwa GH dapat memberikan
harapan pada pengobatan emfisema dan penyakit paru lain.
3. Membentuk tulang
Penelitian di Swedia terhadap 44 orang usia 23-66 tahun
dengan defisiensi GH, melaporkan pemberian HGH selama 2
tahun dapat meningkatkan densitas massa tulang pinggul dan
vertebra lumbalis. Ditemukan juga peningkatan kalsium,
osteokalsin dan kolagen sebagai tanda (marker) pembentukan
tulang.
1
4. Memperbaiki memori dan fungsi kognitif
Penelitian telah membuktikan bahwa defisiensi GH
berhubungan dengan kegagalan memori jangka pendek,
memori jangka panjang dan gangguan koordinasi mata dan
gerakan tangan. Yang menarik, makin rendah kadar IGF-I,
makin rendah IQ dan tingkat pendidikan seseorang
.
7
Terapi
sulih GH dapat mengembalikan penurunan memori dan fungsi
kognitif dan memberi harapan pada penyakit neurodegeneratif
dan jejas otak
.
1
5. Mengobati penyakit otak dan neuron
Percobaan pada binatang menunjukkan, IGF-I terbukti
dapat menyambung ujung saraf yang rusak sampai 6 mm, suatu
prestasi yang sebelumnya belum pernah terdengar. Selain itu
dapat meningkatkan aktivitas neuron motorik saraf spinal dan
meningkatkan pertumbuhan sel. Terapi GH pada penyakit
Alzheimer yang ditandai kehilangan sejumlah neurotransmitter
terutama asetilkolin dan noradrenalin juga memberikan hasil
baik. Manfaat lainnya pada otak yaitu memperbaiki kualitas
tidur yang merupakan masalah utama pada lanjut usia dan
perbaikan kualitas penglihatan.
1
6. Memperbaiki fungsi seksual
Penurunan kualitas fungsi seksual laki-laki terjadi seiring
dengan penurunan kadar GH. Meskipun belum ada penelitian
khusus tentang pengaruh GH terhadap fungsi seksual, tetapi
orang dengan defisiensi GH akibat penyakit hipofisis akan
mengalami penurunan libido dan fungsi seksual. Setelah
pengobatan GH, terjadi peningkatan kemampuan dan fungsi
seksual.
5
Hasil wawancara Robert Klatz terhadap orang yang
mendapat terapi sulih GH menunjukkan, hampir semua
melaporkan peningkatan libido dan fungsi seksual.
1
7. Meremajakan kulit
Terapi sulih GH adalah satu-satunya anti-aging yang
Cermin Dunia Kedokteran No. 148, 2005
56
diketahui dapat membuat seseorang tampak muda. Kulit lansia
akan menjadi tipis dan hilang elastisitasnya.
5
Pemberian GH
selama 6 bulan pada lansia > 60 tahun dapat meningkatkan
ketebalan kulit sebesar 7,1%
4
. Penelitian lain melaporkan
pemberian GH selama 6 bulan dapat memperbaiki tekstur kulit
dan meningkatkan elastisitas kulit, mengurangi kerutan kulit
sebesar 61 % dan pertumbuhan rambut baru sebesar 38%.
1
8. Membentuk kembali komposisi tubuh
Terapi sulih GH akan membentuk kembali tubuh dengan
cara menghilangkan lemak tubuh terutama di daerah abdomen
dan membentuk otot.
1
Pemberian GH selama 6 bulan pada
orang sehat usia di atas 60 tahun dapat meningkatkan lean body
mass (LBM) sebesar 8,8% dan penurunan massa lemak tubuh
sebesar 14,4%
4
. Peningkatan LBM ini meliputi peningkatan
densitas massa tulang sebesar 1,6%, organ hati sebesar 19%
dan limfa sebesar 17%. Pada follow up selama satu tahun
ditemukan peningkatan LBM sebesar 6% dan penurunan massa
lemak sebesar 15%, pertumbuhan hati 8%, dan pertumbuhan
limfa sebesar 23%.
1
Yang paling menyolok pada pengobatan
GH adalah penurunan lemak di daerah abdomen, yang selama
ini dihubungkan dengan peningkatan serangan jantung.
Penurunan massa lemak di daerah abdomen juga mempunyai
implikasi terhadap diabetes melitus (DM) tipe II karena ada
hubungan erat antara kegemukan intraabdominal dengan
resistensi insulin.
5,8
9. Mengontrol obesitas
Telah diketahui dengan baik pada manusia, bahwa
metabolisme lemak dan otot secara langsung dipengaruhi oleh
interaksi antara GH, asam amino, latihan, insulin, hormon stres,
protein dan lemak. Pembakaran lemak berkurang pada saat
kadar insulin tinggi yaitu sesaat setelah makan makanan tinggi
lemak atau karbohidrat. Insulin merupakan penghambat sekresi
GH, sehingga sangat penting berpuasa minimum selama 2 jam
sebelum suntik GH atau sebelum tidur. Obesitas juga
penghambat kuat sekresi GH.
9
Kelebihan lemak merupakan
faktor risiko beberapa penyakit seperti DM tipe II, penyakit
jantung, tekanan darah tinggi dan beberapa macam kanker.
1
Pemberian GH selama 6 bulan pada lanjut usia sehat tanpa diet
dan olah raga, menyebabkan kehilangan lemak tubuh sebesar
9,2% dari total lemak dan sekitar 6,1% adalah lemak di
abdomen.
dikutip dari 1
Pemberian GH terhadap 30 orang usia 48-66
tahun, selain menurunkan lemak daerah abdomen juga mem-
perbaiki metabolisme glukosa, menurunkan kadar kolesterol
dan trigliserida dan menurunkan tekanan darah
10
.
M
ANFAAT LATIHAN DAN ALASAN UNTUK BEROLAHRAGA
Manfaat latihan terutama yang berdurasi singkat, intensitas
tinggi seperti angkat barbel dan aktivitas latihan berat lainnya
memberikan efek yang kuat terhadap sistem endokrin di otak
dan telah terbukti dapat meningkatkan sekresi GH yang
ditandai dengan peningkatan kadar IGF-I 200-400%.
1,3
Ekstremitas bawah dan pelvis mengandung 70% total
massa otot sehingga berperan penting untuk memacu stimulasi
maksimum sistem neuroendokrin. Pada usia > 40 tahun,
pemeriksaan fisik dan penentuan jenis latihan merupakan
langkah yang bijaksana sebelum program latihan dimulai.
1
BERAPA CEPAT PENUAAN ANDA ?
Terdapat empat macam tes penanda penuaan yang dapat
dilakukan sendiri. Tes ini merupakan petunjuk kecepatan
penurunan fungsi fungsional dan biologis.
Tes ini kasar, tetapi dapat digunakan untuk menilai
perkembangan yang dicapai pada program anti-aging.
1
1. Tes elastisitas kulit
Cubit kulit dorsal tangan dengan ibu jari dan jari telunjuk
selama 5 detik, kemudian lepaskan, hitung berapa lama dia
kembali ke bentuk semula.
2. Tes menjatuhkan mistar (Falling Ruler Test)
Minta seseorang menggantung mistar 18 inci (nomor
paling besar di bawah) di antara dua jari; tempatkan jari tengah
dan ibu jari anda pada posisi 3,5 inci. Kemudian suruh orang
yang menggantung mistar tersebut menjatuhkannya secara tiba-
tiba tanpa aba-aba sebelumnya dan tangkap mistar tersebut di
antara jari anda secepat mungkin. Lakukan sampai tiga kali,
catat pada ukuran berapa inci anda dapat menangkap mistar
tersebut.
3. Tes keseimbangan statis
Berdiri di permukaan yang keras dengan posisi kedua
tungkai rapat tanpa alas kaki. Tutup mata dan angkat salah satu
tungkai setinggi 6 inci; tekuk lutut sampai membentuk sudut
45º. Kemudian angkat tungkai yang sebelah dengan cara yang
sama. Hitung berapa lama bisa melakukan ini tanpa terjatuh.
4. Tes akomodasi visual
Dengan gerakan lambat dekatkan koran ke mata anda
sampai tulisan di koran menjadi kabur. Lakukan tanpa kaca
mata baca. Ukur berapa jarak dari mata ke koran. Makin jauh
menandakan makin menua.
T
IDUR
M
ERUPAKAN
P
EREMAJA
Y
ANG
P
ALING
K
UAT
Kualitas hidup sangat penting untuk kesehatan dan usia
panjang. Dilaporkan sepertiga orang Amerika mengalami
gangguan tidur malam hari dan hanya sekitar 45 % yang dapat
tidur nyenyak.
1
Terbatasnya siklus tidur alami akibat stres yang
tidak alami seperti nyala lampu, ventilasi yang jelek, emosi
berlebihan dan stres psikologis dapat mengurangi harapan
hidup maksimum.
1
American Demographic Magazine melapor-
kan hasil survai orang dewasa yang tidur kurang dari 6 jam 43
% merasakan stres, sementara yang tidur 7-8 jam tiap malam
hanya 14% mengalami stres.
1
Kualitas tidur sangat penting
dalam sekresi GH dan melatonin, mengontrol stres dan mem-
perbaiki sel-sel yang rusak. Biasakan tidur dan bangun secara
teratur pada jam yang sama.
3
Tidurlah pada ruangan sejuk
dengan tempat tidur nyaman. Matikan lampu atau bebas dari
cahaya lampu karena produksi melatonin yaitu hormon yang
penting mengatur kualitas tidur akan berkurang dengan adanya
cahaya.
1,3
M
ANFAAT TERAPI SULIH MULTIHORMON
Semua hormon saling berkaitan, oleh karena itu perubahan
salah satu hormon berarti perubahan semua hormon. Ini adalah
prinsip sinergi hormon. Penurunan GH/IGF-I tidak hanya
Cermin Dunia Kedokteran No. 148, 2005
57
langsung menyebabkan penuaan, tetapi juga memiliki efek
gelombang pada seluruh sistem endokrin
.
3
Sebaliknya, pe-
ningkatan GH/IGF-I memiliki efek revitalisasi pada hormon
lainnya. Pada penuaan selain penurunan IGF-I/GH, juga
disertai penurunan melatonin, DHEA, hormon tiroid, estrogen,
progesteron, pregnenolon, androstenedion dan testosteron.
3,5
Terdapat beberapa alasan untuk menggunakan terapi sulih
multihormon seperti berikut ini.
1,11
1. Terapi sulih untuk semua hormon yang mengalami
defisiensi akan memberikan efek sinergis pada kesehatan
2. Fungsi tubuh mencapai puncaknya pada kadar hormon-
hormon paling tinggi.
3. Jika menggunakan terapi sulih GH secara parenteral, maka
meningkatkan hormon lain akan menurunkan kadar GH yang
dibutuhkan untuk efek maksimal dan akan menurunkan biaya
pengobatan.
Hormon yang dapat diberikan bersama GH adalah
melatonin, DHEA, hormon tiroid, estrogen, progesteron, preg-
nenolon dan testosteron; sedangkan hormon yang mematikan
seperti kortikosteroid harus dihindari.
1,5
TUJUH RAHASIA ANTI-AGING
1. Diet seimbang
Minum air yang disuling 8 gelas per hari, jangan dicampur
dengan kopi, teh, soda, jeruk, atau yang lain. Batasi daging
merah dan makanan kering; makan buah segar dua kali sehari
dalam batas karbohidrat yang ditentukan. Makan tomat merah
masak minimal satu kali sehari karena mengandung bio-
flavonoid.
1,12
2. Latihan
Latihan ketahanan dengan durasi singkat, intensitas tinggi
seperti angkat barbel dan latihan berat lainnya dengan durasi
sekitar 30 menit, 3-5 kali seminggu.
1,3
3. Hindari stres mental
Stres mental dapat meningkatkan kadar kortisol darah.
Kortisol dianggap sebagai hormon yang mematikan. Untuk
menghindari efek stres dianjurkan bermeditasi, tidur cukup
dengan kualitas yang baik.
1
4. Antioksidan
Antioksidan seperti vitamin A, C, E dan selenium ber-
fungsi anti-aging dengan cara mencegah kerusakan sel.
1,12
5. Vitamin, mineral, asam amino dan nutrisi lain
Makanan suplemen yang dianjurkan adalah yang me-
ngandung antara lain: multivitamin, asam folat, asam amino
prekusor GH, CoEnzyme Q-10, Ginkgo Biloba, alga biru-hijau
ditambah chlorella.
1,12
6. HGH/IGF-I
Diindikasikan untuk yang defisiensi relatif dengan
mempertimbangkan faktor mental dan faktor fisik.
1,5
7. Hormon DHEA, estrogen, melatonin, tiroksin, testos-
teron, progesteron
Pemberian dan dosis sesuai indikasi dan kadar hormon
dalam darah.
1,11
P
EMERIKSAAN SEBELUM TERAPI
A
NTI
-A
GING
Sebelum memulai terapi sulih GH, setiap pasien harus
melakukan pemeriksaan:
1
1) Kadar IGF-I atau GH.
2) Prostate Surface Antigen (PSA) untuk laki-laki.
3) Mammografi
dan
pap smear untuk perempuan.
K
APAN TERAPI
A
NTI
-A
GING DIMULAI
?
Untuk mendapatkan hasil maksimal, program anti-aging
sebaiknya dimulai setelah usia 35 tahun.
1
Meskipun demikian
tidak ada istilah terlambat untuk merencanakan masa depan
hidup lebih dari 100 tahun dengan kesehatan dan kesempatan
yang tidak terbatas.
H
UBUNGAN KADAR
IGF-I
DENGAN BEBERAPA PARAMETER
PROSES PENUAAN
Untuk mengetahui hubungan kadar IGF-I dengan para-
meter penuaan antara lain usia, massa lemak tubuh, massa
tubuh bebas lemak, rasio pinggang-pinggul dan ketebalan kulit,
telah dilakukan penelitian observasional analisis dengan
rancang bangun potong silang terhadap 81 orang dokter
nonobes berusia di atas 30 tahun di FK Unsrat Manado. Massa
lemak tubuh dan massa tubuh bebas lemak diukur dengan alat
bioelectric impedance merek Tanita dan dinyatakan dalam
persentase; ketebalan kulit diukur dengan kaliper buatan
Inggris merek Body Care Slim Guide dan dinyatakan dalam
milimeter. Kadar IGF-I diukur dengan metode Elisa dengan
reagen IGF-I Elisa DSL-10-5600; hasilnya dinyatakan dalam
ng/ml.
Hasilnya adalah sebagai berikut:
1) Kadar rerata IGF-I 268,664 (90 - 473) ng/ml.
2) Kadar rerata IGF-I usia < 30-39 tahun 297.728 ng/ml, 40-
49 tahun 270,644 ng/ml, 50 - 59 tahun 233,022 ng/ml dan
60
tahun 203,113 ng/ml
3) Rerata kadar IGF-I pada dekade keenam berkurang 31,779
% dari rerata kadar IGF-I pada dekade ketiga dan penurunan
rerata kadar IGF-I tiap dekade sejak usia 30 tahun sebesar
7,945 %.
4) Terdapat korelasi negatif antara kadar IGF-I dengan usia,
massa lemak tubuh dan rasio pingang-pinggul.
5) Terdapat korelasi positif antara kadar IGF-I dengan massa
tubuh bebas lemak dan ketebalan kulit tangan regio dorsal.
6) Berdasarkan hasil penelitian ini, terapi sulih GH dapat
dipertimbangkan sebagai anti aging pada saat kadar IGF-I <
200 ng/ml dan dipertahankan sampai kadar dekade ke empat
(270 ng/ml).
RINGKASAN
Penuaan biologis merupakan gejala penurunan hormon,
dan karena penurunan hormon dapat dihindari, penuaan
biologis dapat dicegah, diperlambat atau dibalikkan tergantung
pada hormon yang mengatur degenerasi dan regenerasi tubuh
pada tingkat sel. Parameter penuaan ditandai dengan peningkat-
an massa lemak tubuh terutama di daerah abdomen, penurunan
LBM, densitas massa tulang, ketebalan kulit, kualitas hidup,
fungsi kognitif dan memori.
Selain itu dapat dijumpai dislipidemi dan beberapa penyakit
degeneratif. Tampaknya proses penuaan ini sebagian besar
disebabkan oleh penurunan GH/IGF-I setelah dewasa.
Terapi sulih hormon hanya untuk mengganti hormon yang
hilang akibat proses penuaan ke kadar normal fisiologis. Terapi
Cermin Dunia Kedokteran No. 148, 2005
58
sulih hormon dapat memberikan manfaat yang mengagumkan
sebagai anti-aging jika diberikan secara bijaksana dengan
pengawasan laboratoris secara periodik untuk menjamin kadar
efektif dalam darah dan di bawah supervisi dokter yang
mempunyai kemampuan/keahlian di bidang terapi anti-aging.
Sebaiknya terapi sulih hormon disertai diet seimbang, latihan,
menghindari stres mental, antioksidan, vitamin, mineral dan
asam amino.
Penelitian observasional dengan rancang bangun potong
lintang pada 81 dokter usia 31-65 tahun mendapatkan
kesimpulan:
1) Terdapat korelasi negatif kadar IGF-I dengan umur, massa
lemak tubuh dan rasio pingang-pinggul.
2) Terdapat korelasi positif kadar IGF-I dengan massa tubuh
bebas lemak dan ketebalan kulit tangan regio dorsal. Dari hasil
penelitian ini disarankan, terapi sulih IGF-I/GH sudah diperlu-
kan untuk tujuan anti penuaan pada beberapa dokter dengan
kadar IGF-I di bawah 200 ng/ml dan dipertahankan sampai
kadar IGF-I 270 ng/ml.
KEPUSTAKAAN
1.
Klatz RM. Ten Weeks to a Younger You. Chicago; Ill.: Sport Tech Labs
Inc; 1999.
2. Lifespan literature scan. International trends in human longevity and
public policy in aging. Anti-Aging Medical News 2002;56
3.
Faigin R. Meningkatkan Hormon secara Alami (terj.). 1
st
ed. Jakarta: Raja
Grapindo Persada; 2000.
4.
Rudman D, Feller A, Nagraj HS, Gergans GA, Lalitha PY, Goldberg AF,
et al. Effects of human growth hormone in men over 60 years old. N Engl
J Med 1990;323:1-6
5.
Cummings DE, Merriam GR. Growth hormone and growth hormone se-
cretagogues in adults. In: Meikle AW. (ed). Contemporary Endo-
crinology: Hormone Replacement Therapy. Totowa: Humana Press Inc;
1999.p.61-88
6. Fazio S, Sabatini D, Capaldo D et al. A preliminary study of growth
hormone in the treatment of dilated cardiomyopathy. N Engl J Med
1996;334: 809-14.
7. Dam PSV, Aleman A, Vries WR et al. Growth hormone, insulin-like
growth factor-I and cognitive function in adults. GH & IGF-I Research
2000;Suppl B:S69-S73.
8.
Thompson JL, Butterfield GE, Marcus R, Hintz RL, Loan MV, Ghiron L.
The effects of recombinant human insulin-like growth factor-I and growth
hormone on body composition in elderly women. J Clin Endocrinol
Metab 1995;80:1845-52.
9.
Clemmons DR, Van Wyk JJ. Factors controling blood concentration of
somatomedin C. Clin Endocrinol Metab 1984;13:113-43.
10. Johannson, G. et al. Growth hormone treatment of abdominal fat mass,
improves glucose and lipoprotein metabolism and reduces diastolic blood
pressure. J Clin Endocrinol Metab 1997;82:727-34.
11. Delgado N. Clinical perspectives GH therapy to grow young and slim.
Anti Aging Medical News 2002; 5-17.
12. New discovery in DNA repair mechanism reinforces nutrient-gene
interaction in longevity. Anti Aging Medical News 2002; 3-23.
LAMPIRAN
Reserve Capacity ( % of Maximum Function )
100%
Gambar 1. Grafik vitalitas menurut usia
Ron Rothernberg A4M Dec 2002,Las Vegas NV
Gambar 2. Pengobatan konvensional dan perpanjangan kesakitan
Gambar 3. Tujuan Anti-Aging Medicine
75%
50%
25%
9 10 11 12
AGE years
0
1
2
3
4
5
6
7
8
Optimum
Sub Optimum
Undiagnosed
100%
75%
50%
25%
0
10
20
AGE years
90 100 110 120
30 40 50
GH
THE ARRIVAL AT PRACTICAL IMMORTALITY
THE ARRIVAL AT PRACTICAL IMMORTALITY
THE ARRIVAL AT PRACTICAL IMMORTALITY
60
70
80
100%
75%
50%
0 1
2
3
4
5
6
7
8
9 10
11
12
AGE (years)
Morbidity
Optimum Health
Sub-optimum Health
Compression
25%
LEVELS OF HORMONES
LEVELS OF HORMONES
LEVELS OF HORMONES
10
20
30
40
50
60
70
age (yrs)
20
40
60
80
100
120
140
melatonin
DHEA
80
testosteron
leptin
estrogen
insulin
Practical immortality
- healthy human life spans of 120 yrs &
longer
-anti aging R/ as the bridge between now & the immediate future
NOW
SOON
FUTURE
Life spans of 80 yrs
- antioxidant
- physiological HRT
Life spans of 120 yrs
-stem cell
-DNA repair
-Telomerase
(may be 2029)
Life spans of 150
- 200 yrs
-
cloning
-
machine
- based human/
bionic
(may be 2050
-2095)
Ronald
Klatz , 2004
Seek no thyself outside of thyself
Cermin Dunia Kedokteran No. 148, 2005
59
Document Outline