apsul
PEDOMAN PENGGUNAAN
KONTRASEPSI ORAL ESTROGEN-PROGESTIN PADA WANITA
VARIABEL PEDOMAN
ACOG (tahun 2000)
PEDOMAN WHO (tahun 2000)
Perokok, usia lebih dari 35 tahun
< 15 batang/hari
Risiko tak dapat diterima
Risiko umumnya lebih besar dari manfaat
15 batang/hari
Risiko tak dapat diterima
Risiko tak dapat diterima
Hipertensi
Terkontrol
Risiko dapat diterima; tidak
mencantumkan definisi hipertensi
terkontrol
Risiko biasanya lebih besar dari manfaat
jika sistolik 140 159 mmHg dan
diastolik 90 99 mmHg
Tidak terkontrol
Risiko tak dapat diterima; tidak
mencantumkan definisi hipertensi tak
terkontrol
Risiko tak dapat diterima jika sistolik
160 mmHg atau diastolik
100 mmHg
Riwayat stroke, penyakit jantung iskemik
atau tromboemboli vena
Risiko tak dapat diterima
Risiko tak dapat diterima
Diabetes
Risiko dapat diterima jika tidak ada risiko
kardiovaskular lain dan tidak ada
kerusakan end-organ
Manfaat lebih besar dari risiko jika tidak
ada kerusakan end-organ dan diabetes
diderita
20 tahun.
Hiperkholesterolemi
Risiko dapat diterima jika LDL < 160
mg/dl dan tidak ada risiko kardiovaskular
lain
Manfaat/risiko tergantung ada/tidaknya
risiko kardiovaskular lain.
Faktor risiko kardiovaskular multipel
Tidak disebut
Risiko biasanya lebih besar dari manfaat,
atau tidak dapat diterima, tergantung
faktor risikonya.
Nyeri kepala migren
Usia
35 tahun
Risikonya umumnya lebih besar dari
manfaat
Risiko biasanya lebih besar dari manfaat
Disertai gejala fokal
Risiko tak dapat diterima
Risiko tak dapat diterima
Kanker payudara
Masih ada
Risiko tak dapat diterima
Risiko tak dapat diterima
Riwayat ada, tidak aktif selama 5 tahun Risiko tak dapat diterima
Risiko umumnya lebih besar dari manfaat
Riwayat keluarga kanker payudara atau
ovarium
Risiko dapat diterima
Risiko dapat diterima
Sediaan yang dianjurkan
Etinil estradiol < 50 ug dengan
progestin dosis sekecil mungkin
Etinil estradiol
35 ug
tidak menyinggung progestin
Dari : Petitti DB. Combination Estrogen-Progestin Oral Contraceptives. N Engl J Med 2003; 349: 1443-50
ACOG : American College of Obstetricians and Gynecologists
WHO : World Health Organization
brw
Cermin Dunia Kedokteran No. 145, 2004
56