INFORMATIKA KEDOKTERAN
PENGANTAR
Medical informatics is located at the intersection of
information technology and the different disciplines of
medicine and healthcare.
Medical Informatics atau Informatika Kedokteran adalah
ilmu yang mempelajari suatu bidang yang terbentuk pada
perpotongan ilmu kedokteran/kesehatan dan Teknologi
Informatik (Information Technology). Dalam perbincangan
penulis dengan pakar Informatika Kedokteran dari Malaysia, dr
HM Goh, disebutkan bahwa istilah-istilah seperti 'Informatika
Kedokteran' 'Informatika Kesehatan' maupun 'e-health'
sebenarnya mempunyai arti yang kurang lebih sama. Secara
rinci perkembangan nama / ilmu tersebut bisa dibaca pada
ulasan di bawah ini:
Berawal pada tahun 1970-an
Istilah medical informatics diketahui berasal dari istilah
bahasa Perancis informatique médicale. Sebelum tahun 1970-
an istilah yang dipergunakan bermacam-macam seperti:
medical computer science, medical information science,
computer in medicine, health informatics, dan beberapa istilah
yang spesifik seperti nursing informatics, dental informatics,
dll.
Pengistilahan ini sama dengan pemberian istilah di bidang-
bidang lain di luar kesehatan, seperti: computer science,
information processing, dan informatics, dan beberapa area
yang lebih spesifik, contohnya: computational physics,
computational linguistics, atau artificial intelligence.
Jika mengikuti perkembangan bidang informatika, maka
secara terperinci masih bisa dibagi lagi atas: ilmu komputer
yang fundamental, informatika yang berorientasi pada aplikasi,
dan informatika terapan. Demikian pula jika kita ingin
membagi bidang-bidang dalam informatika kedokteran.
Dua definisi
Dari pelbagai penjelasan mengenai Informatika
Kedokteran, penulis melihat ada pendapat dua pakar
informatika kedokteran yang cukup diakui banyak orang,
yakni: Shortlife EH dan Van Bemmel JH. Mereka men-
definisikan sebagai berikut:
(1) Ilmu Informatika Kedokteran adalah ilmu yang
menggunakan alat-alat sistem analitik untuk membangun
prosedur-prosedur (algoritma-algoritma) demi kepentingan
management, proses kontrol, pengambilan keputusan dan
analisis keilmuan dari Ilmu Kedokteran.
(2) Informatika Kedokteran terdiri dari aspek-aspek teori dan
praktis dari proses informasi dan komunikasi, ber-
landaskan pengetahuan dan pengalaman yang didasarkan
pada proses-proses yang terjadi pada pelayanan kedokteran
dan kesehatan.
Dalam praktek sehari-hari
Dalam kehidupan sehari-hari penerapan Informatika
Kedokteran bisa dilihat seperti:
1. Proses
pengolahan
data
Data adalah tulang punggung proses informatika
selanjutnya. Dalam bidang ini dipelajari bagaimana
memperoleh dan mengeluarkan data, merawat data, dll.
Kesemuanya dibutuhkan agar pengambilan keputusan
manusia bisa dipercepat.
2. Telekomunikasi
Masuk dalam bidang ini adalah teleconsultation,
teleradiologi, telekardiologi, dan tele-tele yang lain
3. Medical
Imaging
Yang masuk dalam area ini seperti: ultrasound, radiologi,
kedokteran nuklir, dll
4. Sistem
Informasi
Terdapat dua pembagian besar sistem informasi yaitu (1)
yang berfokus pada pasien dan (2) yang berfokus pada
keperawatan
5. Web
dan
internet
Perkembangan dunia telekomunikasi begitu cepat. Saat ini
aplikasi yang berbasis web sudah mulai digemari karena
lebih mudah digunakan dari manapun dan kapan saja.
Sebaliknya, sifat website pun sudah mulai berubah. Jika
dahulu hanya bersifat satu arah (broadcast), misalnya
menginformasikan jam praktek dokter, artikel kesehatan,
dll. kemudian berkembang menjadi bersifat interaktif (dua
arah), seperti: tanya jawab, dll. Akhir-akhir ini, aktivitas di
website bisa dijadikan sebagai salah satu alat untuk proses
bisnis, seperti: proses pendaftaran pasien, melihat rekam
medik dll.
Aspek-aspek lain yang berperan
Aspek-aspek lain yang tidak bisa dianggap enteng adalah:
Interaksi manusia dan komputer, Biaya dan keuntungan sistem
informasi, aspek keamanan dan legalitas, dll.
(Dr. Erik Tapan MHA)
Cermin Dunia Kedokteran No. 144, 2004 59