442
| AGUSTUS 2010
STUDI HERCULES
Studi klinis oleh Dr. Michael dkt., pada
HERCULES sebagaimana yang dipub-
likasi dalam Journal of Clinical Onco-
logy, Vol 28, No 9, 2010 menunjukkan
bahwa regimen lini pertama Epirubicin
dan Cyclophosphamide serta Trastu-
zumab pada kanker payudara metas-
tasis dengan Epidermal Growth Factor
Receptor 2 (EGFR-2) positif menunjuk-
kan hasil baik dalam segi keamanan
terhadap kardiotoksisitas dan juga
mengenai efektivitasnya sendiri.
RESUME HERCULES
Didapati insidensi tinggi kegagalan
jantung kongestif (CHF) pada pasien
kanker payudara metastasis yang men-
erima regimen doxorubicin dan trastu-
zumab. Adapun regimen Herceptin
®
(nama dagang dari Trastuzumab),
Cy-
clophosphamide dan Epirubicin ingin
mengevaluasi keamanan regimen
tras-
tuzumab dengan cyclophosphamide
dan evaluasi efek samping kardiotok-
sisitas yang lebih rendah golongan
anthracycline
epirubicin.
Studi bersifat prospektif dan merupa-
kan kombinasi fase 1 mengenai dosis
dan temuan stadium dengan fase 2
secara acak. Sejumlah 120 penderita
kanker payudara metastasis dengan
human epidermal growth factor re-
ceptor 2 (HER2) positif dan fungsi jan-
tung adekuat, menerima lini pertama
regimen trastuzumab
(4 mg/kg iv dosis
loading, kemudian 2 mg/kg setiap min-
ggu)
ditambah dengan Cyclophosph-
amide (600 mg/m
2
) dan Epirubicin 60
mg/m
2
(HEC-60) atau 90 mg/m
2
(HEC-
90) sebanyak 6 siklus pemberian, dii-
kuti pengobatan tunggal trastuzumab
sampai tingkat progresi. Sejumlah 60
pasien dengan HER2 negatif mener-
ima Epirubicin (90 mg/m
2
) dan Cyclo-
phosphamide
(EC-90) tunggal. Tujuan
utama (primary end point) adalah efek
kardiotoksisitas yang terkait dosis atau
Dose-limiting cardiotoxicity
(DLC).
Hasil trial HERCULES ini, insidensi kar-
diotoksisitas terkait dosis / DLC mas-
ing-masing 5%, 1,7%, dan 0% pada
kelompok yang mendapat regimen
HEC-90, HEC-60,
and EC-90.
Semua kasus kejadian DLC dapat
dikelola dengan baik.
Tidak ada ke-
matian yang disebabkan efek pada
jantung. Gambaran efek samping
hampir sama pada ketiga kelompok
tersebut, kecuali febrile neutropenia,
yang ditemukan pada 10% kelompok
HEC-90 berbanding dengan 3%
pada
dua kelompok lainnya. Angka respon
tumor atau Tumor response rate ada-
lah 57% pada HEC-60, 60%, pada
HEC-90 dan 25%
pada kelompok EC-
90; adapun waktu median
time sam-
pai progresi masing-masing sebesar
12,5, 10,1, dan 7,6 bulan.
Kesimpulan trial HERCULES, regimen
Trastuzumab (Herceptin), dengan Epi-
rubicin dan Cyclophosphamide meru-
pakan opsi pengobatan yang cukup
menjanjikan pada penderita kanker
payudara metastasis dengan HER2
positif. Insidens kardiotoksisitas terkait
dosis atau DLC pada regimen HEC
lebih rendah, dibandingkan dengan
insidens di regimen trastuzumab
dan
doxorubicin, terutama yang berkaitan
dengan pengobatan model adjuvant
ataupun neoadjuvant.
(IWA)
REFERENSI :
1. Michael U et al. First-Line Trastuzumab Plus
Epirubicin and Cyclophosphamide Therapy in
Patients With Human Epidermal Growth Fac-
tor Receptor 2Positive Metastatic Breast Can-
cer: Cardiac Safety and Effi cacy Data From the
Herceptin, Cyclophosphamide, and Epirubicin
(HERCULES) Trial. J. Clin. Oncol. 2010;28( 9 ):
1473-1480
Epirubicin
dan Cyclophosphamide
dengan Trastuzumab pada trial
HERCULES
BERITA
TERKINI
CDK ed_179 Agustus-September'10 DR.indd 442
CDK ed_179 Agustus-September'10 DR.indd 442
7/23/2010 10:33:25 PM
7/23/2010 10:33:25 PM