background image
B
aru-baru ini para peneliti di Australia memperlihatkan bahwa
diet rendah natrium juga memiliki manfaat melindungi pembuluh
darah. Dr. Kacie Dickinson dan rekan dari Flinders University,
Australia Selatan, melakukan penelitian yang melibatkan 29
orang dengan tekanan darah normal, namun kelebihan berat
badan atau obesitas. Para peserta penelitian menerima diet
rendah natrium (50 mmol/hari) atau diet natrium sehari-hari
(150 mmol/hari) selama 2 minggu. Diet yang diberikan mengan-
dung kadar kalium dan lemak yang sama dan dirancang
untuk mempertahankan berat badan pasien.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pemberian diit rendah
natrium meningkatkan FMD (flow-mediated dilatation) secara
bermakna dibandingkan dengan diet garam sehari-hari dengan
nilai 4.89 Ø 2.42% vs 3.37 Ø 2.10% (p=0.001). Hasil penelitian
ini memperlihatkan bahwa diet rendah garam memperbaiki
fungsi endotel pembuluh darah. Diet rendah garam juga disertai
dengan penurunan tekanan darah secara bermakna dibanding-
kan dengan diet garam sehari-hari. Perbandingan tekanan darah
sistolik pada kelompok pasien yang diberikan diit rendah natrium
dengan kelompok pasien yang diberikan diit natrium sehari-
hari adalah 112 Ø 11 mm Hg vs 117 Ø 13 mmHg, (p=0.02)
Ekskresi natrium 24 jam juga berkurang secara bermakna pada
kelompok dengan diit rendah garam dibandingkan dengan
kelompok pasien dengan diet garam sehari-hari, dengan
nilai 64.1 Ø 41.3 mmol vs 156.3 Ø 56.7 mmol, (p=0.0001).
Dr. Kacie Dickinson dan rekan mengatakan bahwa diet rendah
natrium bermanfaat memperbaiki fungsi vaskular, dan manfaat
vaskular ini tidak berhubungan dengan penurunan tekanan
darah. Para ahli memperkirakan bahwa manfaat terhadap
fungsi endotel ini disebabkan karena adanya hubungan
antara diet rendah natrium dengan respon neurohumoral.
Penelitian lanjutan diperlukan untuk membuktikan hal ini.
Dr. Graham Macgregor dari St George«s Hospital, London,
Inggris dalam pertemuan Asian-Pacific Society of Hypertension,
yang berlangsung di Beijing, Cina menekankan pentingnya
kerjasama antara pemerintah, para klinisi dan kalangan industri
makanan untuk mendorong masyarakat agar menurunkan
konsumsi garam. Negara Inggris adalah negara pertama
yang membuat strategi untuk menurunkan konsumsi
garam dengan mendorong industri makanan mengurangi
kadar garam dalam produk makanannya.
Kesimpulan: Diet rendah natrium memperbaiki FMD (flow-
mediated dilatation) pembuluh darah dan perbaikan ini tidak
berhubungan dengan penurunan tekanan darah, yang mem-
buktikan adanya manfaat langsung diet rendah garam
terhadap vaskular. (YYA)
Referensi :
1. Dickinson KM, Keogh JB, Clifton PM. Effects of a low-salt diet on flow-mediated
dilatation in humans. Am. J. Clin. Nutr. 2009; 89: 485 - 90.
2. Lipids Online. Salt reduction «may improve vascular function». [cited 2009 Jan 20].
Available from: http://www.lipidsonline.org/news/article.cfm?aid=7331
3. Macgregor G. Should Prevention of Hypertension Be Individualized or Does It Require
Government Action? Hypertension Can Only Be Prevented in The Community by
Government Action Coupled with a Public Education Campaign. The 6th Asian Pacific
Congress of Hypertension and 9th International Symposium on Hypertension and
Related
Diseases.
4. US Departement of Health and Human Services. National Institutes of Health National
Heart, Lung, and Blood Institute. JNC 7 Express. [citied 2009 Jan 20]. Available from:
http://www.nhlbi.nih.gov/guidelines/hypertension/express.pdf.
Diet rendah natrium memiliki manfaat untuk mengontrol tekanan darah pada pasien
hipertensi. Asupan garam harian di bawah 6g sehari dapat menurunkan angka kejadian
stroke 24% dan angka kejadian penyakit jantung kronik sebesar 18%.Para ahli melalui
JNC 7 (The Seventh Report of the Joint National Committee on the Prevention, Detection,
Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure) menganjurkan agar pasien hipertensi
tidak mengkonsumsi lebih dari 100 mmol natrium per hari.
Diet Rendah Natrium
Diet Rendah Natrium
Memperbaiki Fungsi Pembuluh Darah
Memperbaiki Fungsi Pembuluh Darah
Diet Rendah Natrium
Memperbaiki Fungsi Pembuluh Darah
FMD (flow-mediated
dilatation)
Tekanan darah
sistolik
Ekskresi natrium
24 jam
4.89 Ø 2.42%
112 Ø 11 mm Hg
64.1 Ø 41.3 mmol
3.37 Ø 2.10%
117 Ø 13 mm Hg
156.3 Ø 56.7
mmol
p=0.001
p=0.02
p=0.0001
Kelompok dengan
diet natrium 50
mmol/hari
P
Kelompok dengan
diet natrium
sehari-hari 150
mmol/hari
CDK 169/vol.36 no.3/Mei - Juni 2009
193
B E R I T A T E R K I N I
w w w. k a l b e. c o. i d