background image
UNIVERSITARIA
PENYUMPAHAN DOKTER LULUSAN UNlVERSlTAS INDONESlA ANGKATAN 1974 UNTUK lNPRES V
dan
KALBE FARMA AWARD UNTUK DOKTER TELADAN
oleh
Fritz Wondal
Tanggal 8 Pebruari 1975, ruangan aula
FKUl berjejal - jejal dengan para cende-
kiawan kesehatan, kedokteran, mahasiswa
dan para undangan lainnya yang sedang
menghadiri wisudha dan penyumpahan
tidak kurang dari seratus dokter muda
hasil Fakultas Kedokteran Universitas ln-
donesia selama tahun 1974.
Penyumpahan dan pelantikan dokter-
dokter baru ini diawali dengan barisan
dokter - dokter muda yang memasuki aula
pada jam 08
40
dan disusul oleh Dekan
FKUl, Prof. Dr. Djamalludin yang diapit
oleh para guru besarnya.
Dengan nada mantap Dr. Tumbelaka
sebagai sekretaris FKUl memulai upacara
dengan penyerahan kitab - kitab suci ke-
tiga golongan agama dan Hindu Bali ke-
pada masing - masing wakilnya.
Pengambilan sumpah dokter - dokter
menurut masing - masing agamanya dilaku-
kan oleh Dr. Tumbelaka yang diselingi
oleh pemimpin - pemimpin agama yang
bersangkutan. Sejumlah 67 dokter muda
lulusan 1974 FKUl disumpah menurut
agama lslam,15
dokter secara Katholik,
17 secara Kristen Protestan dan seorang
lagi secara Hindu Bali.
Upacara ini kemudian disusul oleh pe-
nyerahan ijazah dokter oleh Dekan FKUI
Prof. Dr. Djamalludin
Dalam acara kata - kata sambutan, dokter-
dokter baru yang diwakili oleh seorang
dokter muda Aris Wiganda, menyatakan
dengan rela mentaati penetapan pemerin-
tah dalam lnpres V dibidang penempatan
dokter - dokter ke daerah - daerah luar
Jawa untuk menjalankan Puskesmas yang
nantinya akan dibangun akan tetapi meng-
harapkan pula agar pelaksanaan penempat-
an dokter - dokter baru ini tidak dicemari
oleh penyelewengan - penyelewengan dan
pengecualian - pengecualian yang dapat
menyebabkan para dokter muda yang
mentaati lnpres V merasa kecewa.
Selanjutnya Prof. Dr. Djamalludin dalam
kata sambutannya menyatakan bahwa hari
penyumpahan dokter baru angkatan 1974
ini dirayakan bertepatan dengan peringat-
an 25 tahun Universitas Indonesia. Ber -
tepatan dengan seperampat abad berdiri-
nya U.l. Fakultas Kedokteran menghasil-
kan 100 dokter baru sebagai pembaktian-
nya kepada masyarakat dan terutama
untuk memenuhi Inpres V Bidang Ke-
sehatan.
Perkembangan FKUl selama 25 tahun ini
dapat ditandai dengan perubahan sistim
pendidikannya dimana sistim pendidikan
lama "teaching" diganti dengan sistim
baru dalam mana diterapkan sistem
"Teaching and learning"
Bila dalam sistim lama para pengajar aktip
dengan memberikan banyak kuliah-kuliah
maka dalam sistem "teaching and learning"
mahasiswalah yang lebih aktip belajar,
bertanya dan berpraktek.
Dengan penempatannya di Puskesmas-
Puskesmas yang didirikan, dokter-dokter
baru ini dapat menjadi Pelita bagi masya-
rakat daerah yang terpencil melalui pe-
layanan dan informasi kesehatan hingga
tujuan Pelita agar masyarakat dapat men-
jadi sehat dan medical-minded dapat ter-
wujud.
Prof. Dr.Drajat yang mewakili Menteri
Kesehatan dan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan dalam kata sambutannya me-
ngatakan bahwa memang dalam hal ini
Dep. Kesehatan selalu mendapat getahnya
akan tetapi tujuan dari pemerintah melalui
Inpres V/1974 adalah tidak lain yaitu
memberi kesempatan kepada masyarakat
di-daerah-daerah untuk menikmati dan
mendapat pelayanan kesehatan yang baik
dan kontinu. lnpres V/1974 akan men-
dirikan sarana kesehatan berupa sejumlah
500 Puskesmas dan para dokter baru ter-
masuk lulusan FKUl 1974 wajib men-
darma-baktikan tenaganya di-daerah-da-
erah. Nanti setelah tiga tahun mereka
dapat diperkenankan untuk berpindah
atau melanjutkan studi spesialisasi atau
membina karier di ibukota atau ditempat
lain di Jawa. Setelah kata-kata sambutan
tersebut upacara Wisudha ini dilanjutkan
dengan pengumuman Dekan FKUI tentang
Dokter Teladan untuk angkatan 1974
Dokter muda Arnold Binsar H. Siman-
juntak, seorang dokter baru berperawakan
kecil maju dengan gembira ketika diumum-
kan bahwasanya telah terpilih sebagai
Dokter Teladan angkatan 1974. Dokter
Teladan ini kemudian menerima KALBE
FARMA AWARD.
Sejak tahun 1971 setiap Dokter Teladan
yang telah dipilih oleh para guru besar di
Fakultas Kedokteran, Universitas Indone-
sia, Airlangga, Gajah Mada dan Pejajaran
mendapat KALBE FARMA AWARD dan
Piagam Penghargaan.
Award ini disediakan oleh P.T. Industri
Farmasi KALBE FARMA dalam usaha
mendorong setiap mahasiswa kedokteran
di universitas-universitas tersebut diatas
agar mencapai hasil yang optimal.
Pada angkatan 1973 Award ini telah
dimenangkan oleh seorang dokter wanita,
puteri seorang Jendral Polisi. Penyerahan
Award ini dilakukan oleh Drs. Frans
Limas, selaku wakil P.T. KALBE FARMA.
Beliau menyatakan bahwa partisipasi per-
usahaan farmasi nasional ini diharapkan
dapat diperluas kepada semua fakultas
kedokteran baik negeri maupun swasta,
seperti yang telah terwujud pada l.T.B.
jurusan farmasi.
Upacara penyumpahan dan pelantikan
dokter baru dilanjutkan dengan foto ber-
sama para dokter baru, para guru besar
dan para staf pengajar dihalaman FKUl.
Sementara itu dari Yogya dikabarkan
bahwa untuk angkatan 1974 Universitas
Gajah Mada telah memilih dokter Yohanes
Santoso sebagai lulusan terbaik. Dokter
muda kelahiran Magelang ini merupakan
dokter keempat penerima KALBE FAR-
MA AWARD lulusan Universitas Gajah
Mada sejak 1971.
Penyerahan Award akan dilakukan ber-
tepatan dengan reuni dan muktamar para
alumni Fakultas Kedokteran Universitas
Gajah Mada akhir April 1975.
Redaksi melalui terbitan Cermin Dunia
Kedokteran ini menyampaikan selamat
kepada kedua dokter tersebut atas prestasi
yang telah dicapai.
30