background image
BERITA TERKINI
CDK 166/vol.35 no.7/November - Desember 2008
416
Sebuah studi terhadap terapi depresi telah menemukan adanya potensi suatu kandidat
baru yang tidak lain adalah eritropoietin. Studi ini telah dipublikasikan dalam Biological
Psychiatry pada bulan Desember 2007.
M
enurut Kamila Miskowiak MSc yang merupakan kepala
studi ini adalah bahwa meskipun depresi sering terkait dengan
masalah yang sifatnya kimiawi di dalam otak, bukti saat ini
menemukan juga adanya masalah struktural seperti terlihat
bahwa sel saraf pasien depresi tidak mengalami regenerasi
secepat kondisi normal.
Eritropoietin (EPO) sebelumnya juga telah diketahui memiliki
manfaat dalam hal neuroproteksi dan neurotropik pada studi
hewan serta dapat memperbaiki fungsi kognitif dan ber-
hubungan dengan respon sel-sel saraf pada manusia, sehingga
tidak menutup kemungkinan dapat menjadi kandidat untuk
terapi depresi.
Pada studi ini, Miskowiak dkk mengevaluasi efek EPO pada
sel saraf dan fungsi kognitif terhadap informasi emosional
pada 23 orang sehat yang diberi injeksi salin atau 40.000 IU
EPO. Satu minggu kemudian pada relawan ini menjalani pe-
meriksaan MRI sambil dilakukan serangkaian pemeriksaan
termasuk pemeriksaan mimik wajah pada kondisi ketakutan,
marah, kaget, bahagia atau normal.
Peneliti menemukan bahwa pada kelompok yang men-
dapat suntikan EPO terjadi pengurangan respon wajah ter-
hadap rasa takut yang terlihat pada daerah korteks oksipi-
toparietal, tanpa mempengaruhi ekspresi terhadap kondisi
lain. Berdasarkan hasil studi ini Miskowiak menjelaskan ide
pemberian EPO sebagai salah satu strategi penanganan
depresi pada masa datang.
Menurut John Krystal MD dari Yale University School of
Medicine dan the VA Connecticutt Healthcare System;
kemampuan EPO dalam memodulasi aktivitas otak bersamaan
dengan melakukan perbaikan proses emosional sehingga
berpotensi untuk digunakan sebagai antidepresan.
(DHS)
Referensi:
1. Douglas,D. Erythropoietin May Have Antidepressant Activity.
http://www.medscape.com/viewarticle/569117
2. Natural human hormone as the next antidepressant?
http://www.elsevier.com
Eritropoietin mempunyai efek
Eritropoietin mempunyai efek
antidepresan
antidepresan
Eritropoietin mempunyai efek
antidepresan