background image
TINJAUAN KEPUSTAKAAN
Kerasionalan Komposisi
Jamu Pegel Linu
M. Wien Winarno, Dian Sundari
Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Departemen Kesehatan RI, Jakarta
PENDAHULUAN
Jamu telah lama dikenal oleh masyarakat, dewasa ini meng-
alami beberapa kemajuan terutama dalam bentuk sediaannya
(pil, kapsul dan tablet). Produk-produk yang beredar di pasaran
demikian banyaknya, dan bila dilihat dan komposisi bahan yang
digunakan hampir sama, meskipun secara farmakologi khasiat-
nya belum diketahui. Langkah-langkah Ditjen POM, khususnya
Direktorat Pengawasan Obat Tradisional dalam menangani obat
tradisional, satah satunya adalah menjamin keamanan dan ke-
benaran khasiat
(1)
.
Jamu pegel linu adalah salah satu jamu yang sering dipakai
dan cukup dikenal masyarakat. Biasanya berkhasiat meng-
hilangkan pegel dan linu, nyeri otot dan tulang, memperlancar
peredaran darah, memperkuat daya tahan tubuh dan menghilang-
kan sakit seluruh badan. Dalam Pedoman Rasionalisasi Kom-
posisi Obat Tradisional disebutkan simplisia penyusun jamu
pegel linu mempunyai kegunaan sebagai : mengurangi nyeri,
penyegar badan, penenang/pelelap tidur
(2)
.
Untuk mengetahui kebenaran khasiat dan keamanan jamu
pegel linu tersebut, telah dilakukan pemeriksaan kerasionalan
komposisi jamu pegel linu dan beberapa pabrik jamu yang ber-
edar di Jakarta (Daftar 1).
Daftar 1. Daftar Komposisi Jamu Pegel Linu dan beberapa pabrik jamu
No.
Komposisi Kegunaan/khasiat
1. Zingiberis rhizoma ext. 25%
1. Untuk nyeri pada tulang dan
Miristicae semen 10%
sendi
Languatis rhizoma 13%
2. Untuk pegel dan linu
Saussureae lappae radix 10%
3. Menghilangkan letih, lesu dan
Curcumae domestica Rhiz. 20% lelah
Zingiberis rhiz. 5%
4. Menyegarkan dan menghangat
Curcuma aeroginosa rhiz. 15%
kan badan
Retrofracti fructus 2%
2
Retrofracti fructus 8%
1 . Untuk pegel dan linu
Eucalypti ftuctus 12%
2. Otot kaku dan tulang nyeri
Zingiberis zerumbeti Rhiz. 12%
3. Menambah nafsu makan
Zingiberis Rhiz. 8%
Bahan-bahan lain hingga 100%
ABSTRAK
Penggunaan jamu oleh masyarakat telah lama dikenal, dan dewasa ini jamu dalam
pelayanan kesehatan mengalami beberapa kemajuan terutama dalam bentuk sediaannya
(pil, kapsul dan tablet). Jamu pegel linu adalah salah satu dan produk jamu yang sering
dipakai dan cukup dikenal oleh masyarakat.
Untuk mengetahui kebenaran khasiat dan keamanan jamu pegel linu tersebut, telah
dilakukan pemeriksaan kerasionalan komposisi jamu pegel linu dan beberapa jamu yang
beredar di Jakarta.
Dari hasil pemeriksaan berhasil dikumpulkan 13 produk jamu pegel linu dan 11
perusahaan. Bila dilihat dan komposisi tanaman yang digunakan terdapat 31 tanaman.
Dan hasil penilaian 13 produk yang beredar ternyata komposisinya didukung penelitian,
sehingga dapat dikatakan komposisinya rasional sebagai jamu pegel linu.
Cermin Dunia Kedokteran No. 108, 1996 27
background image
Cermin Dunia Kedokteran No. 108, 1996
28
3. Cinnamomi fructus 7%
Panduratae rhiz. 8%
Zingiberis rhiz. 25%
Curcuma rhiz. 40%
Bahan-bahan lain hingga 100%
1. Untuk pegel dan lino
2. Badan terasa sakit
4. Piperis fructus 29%
Zingiberis rhiz. 7%
Cinamomi cortex 14%
Curcuma rhiz. 43%
Bahan-bahan lain hingga 100%
I . Untuk pegel dan lino
2. Mules dan batuk
5. Malaleucae fructus 10%
Retrgfracti
.
fructus 10%
Zingiberis aromaticae rhiz. 10%
Languatis rhiz. 12%
Cyperi rhiz. 5%
Bahan-bahan lain hingga 100%
1. Untuk mengurangi pegel dan
lino
2. Mengurangi nyeri pada otot dan
tulang
6. Piperis nigris fructus 4%
Coptici fructus 4%
Boesenbergiae rhiz. 8%
Curcuma rhiz. 20%
Curcuma domesticae rhiz. 20%
Languatis rhiz. 20%
Zingiberis aromaticae rhiz. 4%
Corrigents 20%
1. Untuk mengurangi pegel dan
linu, letih, lesu
7. Ginseng 10%
Myristicae pericarpium 10%
Curcumae rhiz. 7,5%
Blumeae
.
folium 5%
Equiseti herba 10%
Bahan-bahan lain hingga 100%
1. Untuk pegel dan linu pada sendi
dan otot
2. Melancarkan peredaran darah
3. Menguatkan dan menyehatkan
badan
8. Curcumae rhiz. 20%
Zingiberis zerumbeti rhiz. 15%
Orthociphonisfolium 10%
Retrof'racti fructus 5%
Bahan-bahan lain hingga 100%
1. Untuk pegel dan lino
2. Untuk sakit tulang dan sendi
3. Menambah nafsu makan
4. Melancarkan peredaran dash
9. Curcumae aeruginosae rhiz. 22%
Curcumae rhiz. 15%
Zingiberis aromaticae rhiz. 10%
Kaempferiae rhiz. 10%
Bahan-bahan lain sampai 100%
1. Untuk capai dan penat
2. Meluang
10. Centellae herba 25%
Phyllanthi herba 15%
Retrofracti
.
fructus 10%
Galangae rhiz. 10%
Zingiberis rhiz. 20%
Korigentia 20%
1. Untuk pegel dan linu
2. Untuk otot nyeri
11. Glycyrrhizae radix 20%
Cubebae fructus 10%
Belericae fructus 5%
Colae semen 5%
Bahan-bahan lain sampai 100%
1. Untuk pegel, lino dan lelah
2. Badan terasa malas
3. Menyehatkan dan menambah
kekuatan tubuh
12. Glycyrrhizae radix 25%
Languatis rhiz. 10%
Retrofracti
,
fructus 5%
Euricomae radix 10%
Bahan-bahan lain sampai 100%
1. Untuk encok
2. Letih kurang bersemangat
13. Curcumae domesticae rhiz. 15%
Glycyrrhizae radix 20%
Zingiberis rhiz. 20%
Curcumae rhiz. 25%
Bahan-bahan lain sampai 100%
I. Untuk pegel dan linu
2. Sakit pinggang
3. Seluruh tubuh terasa sakit
Dalam makalah ini dibahas kegunaan dan komposisi jamu
pegel linu seperti yang tertera dalam etiket dengan penelaahan/
pendekatan penelitian analgetik (anti nyeri) yang biasanya di-
kaitkan dengan anti inflamasi dan anti piretik, serta penelitian
sifat sedatifnya (depresan SSP) yang pernah dilakukan. Perlu
diingat hanya sebagian jamu pegel linu yang beredar yang di-
ambil sebagai sampel, dan cara penelaahan ini masih perlu dikaji
kebenarannya. Semoga tulisan ini dapat memberikan masukan
mengenai penelaahan jamu tersebut.
BAHAN DAN CARA KERJA
Bahan yang diperiksa dan dibahas berasal dari produk
jamu pegel linu yang dikeluarkan oleh pabrik-pabrik jamu yang
beredar di Jakarta.
Data diperoleh dengan mencatat komponen-komponen
setiap produk jamu pegel linu. Untuk melihat kerasionalan
komposisi bahan, ditelusuri informasi penelitian meliputi uji
farmakologi pada hewan coba seperti uji analgetik, antipiretik,
antiinflamasi, efek sedatif dan kandungan zat bahan komposisi
jamu yang mempunyai sifat tersebut di atas.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Berhasil dikumpulkan 13 produk jamu pegel linu dari 11
perusahaan jamu. Bila dilihat dan jumlah tanaman penyusun
(komposisi) jamu pegel linu, terdapat 32 tanaman.
Dalam makalah ini pembahasan lebih ditekankan pada jamu
untuk menghilangkan pegel dan linu, nyeri otot dan tulang, se-
perti yang tertera pada etiket. Penelusuran ilmiah meliputi bahan
yang terbukti bersifat analgesik, antipiretik, anti inflamasi, efek
sedatif pada hewan percobaan juga kandungan kimia yang
mempunyai atau diduga bersifat seperti tersebut di atas.
Antiinflamasi (radang) adalah suatu proses perlindungan
tubuh dan infeksi, rangsangan kimia, dan lain-lain. Peristiwa
radang ditandai dengan warna merah sekitar jaringan, panas
dan diikuti rasa nyeri
(3)
.
Untuk itu disusun daftar tanaman yang digunakan dalam
komposisi jamu pegel linu dan semua sampel (Daftar 2). 20
tanaman dan 32 tanaman komposisi jamu pegel linu telah ter-
bukti sifatnya sebagai anti inflamasi pada hewan coba.
Daftar 2. Informasi Penelitian komponen penyusunan jamu Pegel Linu
Penelitian
No.
Nama latin
Anal-
gesik
Anti-
piretik
Anti-
inflamasi
Sedatif
K. kimia
1. Balericae prionitis L.
­
2. Blumea balsamifera
+(7) +(7) +(7)
Minyak
3. Boessenbergia
atsiri (6)
Minyak
pandurata
atsiri
(6)
4. Carum copticum
+(7)
Minyak
5. Centella asiatica
+(7)
atsiri (6)
­
6. Cinnamomum
minyak
burmanni
atsiri
(6)
7. Cola nitida Schott &
Kafein
(7)
8.
Eadl.
Curcuma aeruginosa
+(7)
­
Minyak
Roxb.
atsiri,
cur
9. Curcuma domestica
+(8)
+(7)
cumin (6)
Minyak
Vahl.
atsiri,
cur
10. Curcuma
+(9)
+(7)
cumin (6)
Minyak
xanthorhiza Roxb.
atsiri
(6)
11. Cyperus rotundus L
+(4)
+(4) +(4) +(4)
Siperin,
background image
alpa
siperon (6)
12. Equisetum debile
+(7)
-
13.
Doxb.
Eucalyptus alba
Minyak
14. Euricoma longifolia
atsiri (4)
Flavonoid
Jacks
(13)
15. Glycyrrhiza
+(4) +(4) +(4) +(4) Gliserisin
glabra L.
(4,6)
16. Kaempferia
+(7)
Minyak
galanga L.
atsiri
(6)
17. Kaempferia
Minyak
pandurata Roxb.
atsiri
(6)
18. Languas galanga
+(7)
Minyak
Merr.
atsiri
(6)
19. Melaleuca
Minyak
leucadendra
atsiri
(6)
20. Myristica fragrrhns
+(7)
+(10)
Minyak
Hout.
atsiri,
mi
21. Myristica
ristin (10)
Minyak
pericarpium
atsiri
22. Orthosiphon
+(7)
-
23.
grandi flora
Phyllanthus niruri L.
+(7)
-
24. Piper betle L
+(7)
Minyak
25. Piper cubeba L,
+(7)
atsiri (6)
Minyak
26. Piper nigrum L
+(7)
atsiri (6)
Minyak
27. Piper retrofractum L.
+(7)
atsiri (6)
Minyak
28. Saussurea lappa
+(7)
atsiri (6)
Minyak
C.B. Clark
atsiri
(1)
29. Talinum paniculatum
flavonoid
30. Zingiber aromaticum
+(7) Minyak
Vahl.
atsiri
(12)
31. Zingibergfficinale
+ (11)
Minyak
32. Zingiber zerumbet BL
+(7)
atsiri (6)
Minyak
atsiri (6)
Kandungan kimia ke 32 tanaman penyusun jamu pegel linu
kebanyakan minyak atsiri; Blumea balsamifera, Curcuma do-
mestica Vahl, Curcuma xanthorrhiza Roxb., cyperus rotundus
L, Glycyrrhiza glabra L, dan Zingiber officinale mempunyai sifat
analgetik dan anti inflaniasi pada hewan coba diduga karena
kandungan minyak atsiri seperti cyperin pada C. rotundus, asam
glyserizin pada G. glabra L dan kandungan curcumin pada suku
Zingiberacea, juga kandungan flavonoid
(4,5)
.
Pada Daftar 2 dapat dilihat bahwa belum semua tanaman
mempunyai informasi mengenai sifat tersebut di atas, juga kan-
dungan kimianya; mungkin tanaman tersebut dimasukkan dalam
komposisi hanya sebagai penambah rasa atau aroma, misal :
Eucalyptus alba,Melaleuca leucadendra dan Myristica pericar-
pium.
Dari 13 produk jamu pegel linu,hanya 1 produk (No 1) yang
menyebutkan komposisi jamu secara lengkap, 12 produk lainnya
hanya menyebutkan dalam etiket "bahan-bahan lain sampai
100% atau corrigent. Dengan demikian penulis mengalami ke-
sulitan terutama bila ada bahan yang berkhasiat dalam kom-
posisi, karena tidak dapat ditelusuri informasi ilmiahnya.
Kerasionalan komposisi jamu pegel linu dapat dilihat jika
Daftar 2 (Informasi penelitian komponen penyusun jamu Pegel
Linu) dipadankan dengan Daftar 1 (Komposisi Jamu Pegel
Linu) (Daftar 3). Penilaian ini menggunakan ketentuan sebagai
berikut:
Bila ada satu simplisia yang dalam penelitian bersifat anal-
getik atau antipiretik, atau anti inflamasi atau bersifat sedatif,
dan kandungan simplisianya mempunyai sifat tersebut maka di-
anggap sebagian dan kerasionalan komposisi sudah dibuktikan.
Daftar 3. Penilaian komposisi jamu dengan informasi penelitian
No.
Komposisi Sifat
K.
kimia Hasil
penilaian
1 . Zingiberis rhizoma
Anal
Minat
1. Untuk nyeri pada tulang
ext. 25%
dan sendi (Anal, aninf)
Miristicae semen 10%
Languatis rhizoma
Aninf Minat
Minat
2. Untuk pegel dan linu
(Anal, aninf, sed)
3. Untuk menghilangkan
13%
letih, lesu dan lelah
Saussureae lappae
4. Menyegarkan dan meng
radix 10%
Curcumae domestica
Rhiz. ext. 20%
Zingiberis rhiz. 5%
Curcuma aeruginosa
rhiz. 15%
Retrofracti fructus 2%
Anal,
aninf
Anal
Aninf
Aninf
Minat,
curcumin
Minat
Minat
Minat
hangatkan badan (minat)
Komposisi jamu didukung
informasi penelitian
2. Retrofracti fructus 8% Anifl Minat
1. Untuk pegel dan linu
(Anal)
Eucalypti
.
fructus 12%
Zingiberis zerumbeti
Rhiz. 12%
Zingiberis Rhiz. 8%
Anifl
Anal
Minat
Minat
Minat
2. Otot kaku dan tulang
nyeri (Anal, aninf)
3. Menambah nafsu makan
Bahan-bahan lain
Komposisi jamu didukung
hingga 100%
informasi penelitian
3. Cinaamomi fructus
Minat
1 . Untuk pegel dan linu
7%
(Anal)
Panduratae rhiz. 8%
Zingiberis rhiz. 25%
Curcuma rhiz. 40%
Anal
Anal
Minat
Minat
Minat
2. Badan terasa sakit (Anal)
Komposisi jamu didukung
Bahan-bahan
lain
hingga 100%
informasi
penelitian
4
Piperis fructus 29%
Zingiberis rhiz. 7%
Aninf
Anal
Minat
Minat
I . Untuk pegel dan linu
(Anal)
2. Mules dan batuk
(Anal, aninf)
Cinamomi cortex 14%
Curcuma rhiz. 43%
Anal, Minat
Minat
Komposisi jamu didukung
Bahan-bahan
lain
hingga 100%
anifl
informasi
penelitian
5. Melaleucae fructus
Minat
1. Untuk mengurangi pegel
10%
Retrofracti fructus
Aninf Minat linu
(Anal)
2. Untuk mengurangi nyeri
10%
Zingiberis aromaticae
rhiz. 10%
Languatis rhiz. 12%
Cyperi rhiz. 5%
Aninf
Aninf
Anal,
Minat
Minat
Minat
pada otot dan tulang
(Anal, aninf)
Komposisi jamu didukung
Bahan-bahan
lain
hingga 100%
aninf
antpir,
sed
informasi
penelitian
6. Piperis nigris fructus Anifl Minat
I. Mengurangi pegel dan
4%
linu, letih, lesu (Anal)
Cermin Dunia Kedokteran No. 108, 1996 29
background image
Coptici fructus 4%
Boesenbergiae rhiz.
Anifl
Minat
Minat
8%
7.
Curcuma rhiz. 20%
Curcuma domesticae
rhiz. 20%
Languatis rhiz. 20%
Zingiberis aromaticae
%
Ginseng 10%
Anal,
anifl
Anal,
anifl
antpir
Anifl
Anifl
Aninf
Minat
Minat,
curcumin
Minat
Minat
Flavonoid
Komposisi jamu didukung
informasi penelitian
1. Untuk pegel dan linu pada
rhiz. 4%
Corrigents 20
Myristicae
Minat
sendi dan otot (Anal)
2. Melancarkan peredaran
pericarpium 10%
darah
Curcumae rhiz. 7,5%
Anal,
anifl
Minat
3. Menguatkan dan
menyehatkan badan
Blumeae folium 5%
Equiseti herba 10%
Anal,
anifl
Anpir
Minat
Komposisi jamu didukung
informasi penelitian
8.
Bahan-bahan lain
hingga 100%
Curcumae rhiz. 20% Anal, Minat
1. Untuk pegel dan linu
anifl
(Anal)
Zingiberis zerumbeti
rhiz. 15% Anifl
Minat
2. Untuk sakit pada tulang
dan sendi (Anal, anifl)
Orthosiphoni s folium
10% Anifl
Minat
3. Menambah nafsu makan
4. Melancarkan peredaran
Retrofracti fuctus 5%
Bahan-bahan lain
Anifl Minat
darah
Komposisi jamu didukung
Wilma 100%
informasi penelitian
9. Curcumae
Minat
1. Untuk capai, penat (Anal)
aeruginosae rhiz. 22%
2.
Untuk
meluang
Curcuma rhiz. 15%
Zingiberis aromaticae
rhiz. 10%
Anal,
anifl
Anifl
Minat
Minat
Komposisi jamu didukung
informasi penelitian
10.
Kaempferiae rhiz. 10%
Bahan-bahan lain
sampai 100%
Centellae herba 25%
Anal,
anifl
Minat
1. Untuk pegel dan linu
Phyllanthi herba 15%
(Anal)
Retrofracti fructus
10%
Anifl Minat
2. Untuk otot nyeri (Anal)
Galangae rhiz. 10%
Anal,
anifl Minat
Komposisi jamu didukung
informasi penelitian
11.
Zingiberis rhiz. 20%
Korigentia 20%
Glycyrrhizae radix
Anal
Anal
Minat
Gliserisin 1. Untuk pegel, linu dan
20%
lelah
Cubebae fructus 10%
Belericae fructus 10% Anifl Minat
2. Badan terasa malas
3. Menyehatkan dan me-
Colae semen 5%
Kofein
nambah kekuatan tubuh
Komposisi jamu didukung
Bahan-bahan lain
informasi penelitian
12.
sampai 100%
Glycyrrhizae radix
Anal
Gliserisin 1. Untuk encok (Anal, anifl)
25%
2. Untuk letih dan kurang
Languatis rhiz. 10%
Retrofracti fructus 5%
Euricomae radix 10%
Bahan-bahan lain
Anifl
Anifl
Anifl
Minat
Minat
Flavonoid
bersemangat
Komposisi jamu didukung
informasi penelitian
13.
sampai 100%
Curcumae domesticae Anal, Minat,
1. Untuk pegel linu (Anal)
rhiz. 15%
anifl, curcumin 2. Sakit pinggang (Anal)
anpir
3. Seluruh tubuh terasa
Glycyrrhizae radix
Anal Gliserisin
sakit
(Anal)
20%
Zingiberis rhiz. 20% Anal
Minat
Komposisi jamu didukung
Curcumae rhiz. 25% Anal, Minat informasi
penelitian
Bahan-bahan lain
sampai 100%
anifl
Keterangan : Anal = analgesik; An(fl = antiinflamasi; Anpir = antipiretik;
Sed = sedatif Minat = minyak atsiri; K = kandungan.
Dalam makalah ini belum ditelaah jumlah simplisia yang
sifatnya sama pada masing-masing komposisi jamu, mungkin
bisa timbul pengaruh potensiasi atau sinergi atau mungkin juga
antagonis antar beberapa bahan dalam satu komposisi jamu.
Dari hasil penilaian 13 produk jamu yang beredar tersebut,
ternyata ada dukungan ilmiah dan hasil penelitian, sehingga
jamu tersebut di atas komposisinya dapat dikatakan rasional
sebagai jamu pegel linu.
KESIMPULAN
1) Dari 13 produk jamu yang beredar didapatkan 32 tanaman
penyusun jamu pegel linu.
2) 7 tanaman mempunyai sifat analgetik, 2 tanaman bersifat
antipiretik, 20 tanaman bersifat antiinflamasi dan 2 tanaman
bersifat sedatif.
3) 13 produk jamu yang beredar, semua komposisinya didu-
kung penelitian, sehingga dapat dikatakan komposisinya ra-
sional untuk jamu pegel linu.
4) Hampir semua tanaman mengandung minyak atsiri yang
dalam penelitian bersifat analgetik dan antiinflamasi.
KEPUSTAKAAN
1. Departemen Kesehatan RI. Kebijaksanaan Umum Direktorat Jenderal
Pengawasan Obat dan Makanan di Bidang Obat Tradisional, 1984.
2. Departemen Kesehatan RI. Pedoman Rasionalisasi Komposisi Obat Tra-
disional, 1993.
3. Weatherall DJ, et al. Texthook of Medicine, Vol. 1. Oxford University
Press, 1983.
4. Shem Chang-Shing Yeung dkk. Pharmacology and Application of Chinese
Matena Medica Vol 1 & 2. Beijing: Peoples Medical Publishing House,
1983.
5. Desmond Corrigan. State the art- a general overview : Fact, methods
results and programs. Europen phytotelegram. Sixth issue. Agustus 1994.
p. 7­13.
6. Departemen Kesehatan RI. Vademekum Bahan Obat Alam, 1989.
7. Puslitbang Farmasi Badan Litbangkes, Depkes RI. Hasil Penelitian Ta-
naman Obat di Puslitbang Farmasi Badan Litbangkes Depkes RI,1974­1989.
8. Eny Madyawati. Pengaruh pra perlakuan seduhan rimpang kunyit (C.
domestica VajI.) dosis tinggi terhadap daya analgetika parasetamol pada
mencit betina. Skripsi Fak. Farmasi UGM, 1987.
9. Adi Pratisto. Pengaruh pra perlakuan rimpangtemulawak (C. xanthorrizha
Roth.) terhadap daya analgetika parasetamol. Skripsi Fak. Farmasi UGM,
1987.
10. Umi Saptorini. Efek sedatif seduhan biji pala (M. fragrans lout.) pada
mencit (penelitian pendahuluan). Sknpsi, Fak. Farmasi UGM, 1980.
1l. Latifah. Ujiefekanalgetikperasanrimpangjahemerah (1 officinaleRoxb.)
pada mencit. Skripsi, JF FMIPA UNPAD, 1987.
12. Departemen Kesehatan RI. Materia Medika Indonesia II, 1978.
13. Departemen Kesehatan RI. Matena Medika Indonesia V. 1989.
Cermin Dunia Kedokteran No. 108, 1996
30