ANALISIS
Dasar Formulasi Jamu Majun/Kuat
Pria
Sriana Azis, Titik Ratih Rahayu
Pusat Penelitian Penyakit Tidak Menular, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Departemen Kesehatan RI,
ABSTRAK
Jamu majun/kuat banyak digunakan masyârakat yang percaya bahwa jamu ini dapat
digunakan sebagai androgen.
Data dikumpulkan dari 24 formulasi jamu kuat pria. Dari hasil pengamatan dapat
disimpulkan bahwa dasar formulasi jamu majun adalah menggunakan satu sampai lima
jenis simplisia utama (yang diperkirakan sebagai androgen) dan simplisia tambahan.
Simplisia utama antara lain akar panaks ginseng, akar ginseng jawa, batang pasak bumi,
rimpang jahe, cabe jawa, merica hitam/putih dan rimpang kencur. Simplisia tersebut
mempunyai efek androgenik kuat sampai lemah, jadi dasar pemilihan simplisia tersebut
di atas dapat dibenarkan. Akan tetapi perlu diteliti lebih lanjut derajat efek androgenik dari
masing-masing formulasi jamu dibandingkan dengan panaks ginseng dan uji klinisnya.
PENDAHULUAN
Dewasa ini penggunaan jamu cenderung terus meningkat.
Hal ini dapat ditunjukkan dengan meningkatnya nilai peredaran
jamu pada tahun 1981 Rp. 10,6 milyar dan pada tahun 1992
meningkat menjadi Rp. 124,2 milyar
(1)
.
Penggunaan jamu Indonesia sudah mulai dikenal di luar
negeri, akan tetapi kendala ekspor jamu Indonesia adalah ma-
salah penelitian. Peningkatan produksi dan penggunaan jamu
tersebut harus diimbangi dengan penelitian dasar formulasi jamu,
kebenaran khasiat dan uji klinis formulasi jamu yang banyak di-
gunakan oleh masyarakat luas, meskipun masyarakat Indonesia
telah menggunakan secara turun temurun dan diperkirakan 80%
rakyat menggunakan jamu
(1)
.
Jamu Majun/Kuat telah banyak digunakan oleh masyarakat.
Masyarakat luas percaya bahwa jamu ini dapat digunakan se-
bagai aprodisiaka. Berdasarkan kandungan dalam formula jamu
akan diteliti dasar pembuatan formula jamu dan kebenaran
khasiat berdasarkan hasil penelitian.
BAHAN DAN CARA
Dalam analisis dasar formulasi jamu Majun/Kuat Pria telah
dikumpulkan 24 formulasi jamu kuat pria (data dan Direktorat
Jenderal POM) dan daerah yang meliputi:
1. DKI Jakarta empat (4) formula jamu Majun
2. Jawa Barat dua (2) formula jamu Majun
3. Jawa Tengah delapan (8) formula jamu Majun
4. Jawa Timur enam (6) formula jamu Majun
5. Sumatera tiga (3) formula jamu Majun
6. Kalimantan satu (1) formula jamu Majun
Ke 24 formula tersebut mengandung 64 simplisia. Isi setiap
formulasi jamu antara 419 simplisia.
Semua simplisia yang terkandung di dalam 24 formula jamu
dikaji isi dan kebenaran khasiat dibandingkan dengan hasil pe-
nelitian yang telah ada. Pembahasan meliputi dasar pembuatan
Jamu majun/kuat pria dan kebenaran khasiatnya.
Kajian ini berguna untuk menjelaskan kebenaran khasiat
ramuan jamu Majun/Kuat Pria dibandingkan dengan hasil pe-
Cermin Dunia Kedokteran No. 112, 1996
16
nelitian yang telah dilakukan.
PEMBAHASAN
A) Formulasi Jamu Kuat Pria
Dari hasil pengamatan dan formulasi jamu kuat pria dapat
disimpulkan dasar pembuatan jamu ini adalah:
1) Semua jamu mengandung satu sampai lima jenis simplisia
yang diperkirakan mengandung aprodisiaka misalnya akar gin-
seng, akar kolesom, rimpang jahe, biji merica, rimpang kencur,
akar pasak bumi dan buah cabe jawa.
2) Akar pasak bumi (Eurycomae Rh.)
(2)
adalah simplisia khas
Kalimantan yang digunakan sebagai aprodisiaka, ada 12 formula
jamu yang menggunakan simplisia ini.
3) Rimpang Jahe (Zingiber Rh.)
(2)
berasal dari India, digunakan
untuk rempah, minuman menghangatkan badan dan telah di-
patenkan HMP33 yang beredar di Indonesia dengan nama Zinak.
Di Indonesia terkenal STMJ adalah susu telor madu jahe sebagai
penghangat. Ada 13 formula yang menggunakan simplisia ini.
4) Rimpang kencur (Kaempferiae Rh.)
(2)
di pulau Madura di-
percaya kuat; kencur ditambah jahe dan merica dapat digunakan
sebagai penghangat. Ada 6 formula yang mengandung rimpang
kencur.
5) Piperis nigri dan albi
(2)
diyakini oleh masyarakat dapat di-
gunakan sebagai penghangat. Ada 14 formula yang mengguna-
kan simplisia ini.
6) Cabe Jawa (Retrofracti fructus)
(2)
dapat menghangatkan
badan. Ada 6 formula yang mengandung simplisia ini.
7) Panax ginseng radix
(3)
adalah simplisia dari Cina dan Korea
yang dipercaya sebagai akat kuat lelaki, tetapi ternyata hanya
ada satu jamu yang menggunakan simplisia ini.
8) Akar kolesom (Talinum panicu1ata)
(4)
adalah ginseng jawa
diperkirakan sebagai aprodisiaka, hanya 1 formula yang meng-
gunakan simplisia ini.
9) Selain simplisia tersebut di atas formula jamu majun
mengandung simplisia yang berguna untuk peluruh keringat,
dahak dan air seni, pencahar dan pembersih darah, simplisia
tersebut di atas berguna untuk meningkatkan kesehatan tubuh.
Tabel 1. Daftar Komposisi simplisia utama didalam formula jamu Majun/
Kuat Pria
No.
Nama
Latin
Nama
Indonesia
Kandungan Kegunaan
Frekuensi
dalam
formula
1
2
3
4
Zingiber
Rh.
(37)
Enrycamal
longifoliae
Rx.
(58)
Kaempferiae
Rh.
(48)
Piperic nigri/
albi Fr.
(3,4,5,7)
Rimpang
Jahe
Akar pasak
bumi
Rimpang
kencur
Buah mrica
hitam/putih
Minyak atsiri,
jingerol,
resin gula
Enryko-
molakton,
amorolit
Minyak atsiri,
saponin,
flavonoid
Minyak atsiri,
piperina,
pipendina zat
lemah, pati
Penghambat,
peluruh dahak,
kentut dan
keringat serta
antimual
Peluruh seni,
penawar racun,
penurun panas
Peluruh ke-
ringat, kentut
dan dahak,
pencahar
Peluruh seni
dan kentut,
antimual
13
12
6
14
5.
6.
7.
Retrofracti
Fr.
(4,5,7,8)
Panax
ginseng
(6)
Talinum
paniculatae
Rx""
Buah jahe
Jawa
Akar
ginseng
Akar
kolesom,
ginseng
jawa.
Minyak atsiri,
piperina,
piperidina,
harsa
Glikosid,
panaquilon,
panaksasid,
minyak atsiri
Alkaloida
glikosid,
triterpenoid.
Peluruh air
seni, keringat,
antipanas
Tonikum,
aprodisiaka,
peluruh
kentut,
anemia
Tonikum,
aprodisiaka
10
1
1
Berdasarkan dari Tabel 1 dapat diambil kesimpulan bahwa:
1) Industriawan jamu masih lebih mempercayai khasiat sim-
plisia jamu Indonesia dibandingkan dengan simplisia luar negeri
dengan kenyataan bahwa penggunaan akar ginseng hanya ada di
dalam satu formula jamu.
2) Urutan simplisia utama yang paling banyak digunakan di
dalam formula Jamu Majun adalah buah mrica hitam/putih (14),
rimpang jahe (13), akan pasal bumi (12), buah cabe jawa (10),
rimpang kencur (6), akar kolesom dan ginseng (1).
3) Urutan simplisia tambahan yang digunakan dalam 36 for-
mula adalah seperti dalam Tabel 2.
Simplisia tambahan berguna sebagai pencahar, peluruh ke-
ringat, dahak, kentut dan air seni, penyegan, pencuci darah dan
meningkatkan kesehatan lainnya.
4) Empat puluh tiga (43) simplisia sisanya ditulis dalam dua
formula (7 simplisia) dan satu formula (36 simplisia).
B) Khasiat Jamu Majun/Kuat Pria
1) Ekstrak rimpang jahe dengan dosis lazim berkhasiat anabolik
dan termogenik sedang, sedangkan bila dosisnya diperbesar
mungkin dapat mengganggu mitokhondria
(3)
. Urutan fungsi
kekuatan termogenik dan beberapa simplisia adalah sebagai
berikut: capsaicin (cabe), jahe kemudian merica.
2) Dekok batang pasak bumi terbukti memiliki efek andro-
genik pada ayam jantan, kadar dekok 25% (b/v) telah menunjuk-
kan efek androgenik yang berarti
(11)
.
3) Rimpang kencur sebagai obat kuat syahwat tidak menye-
bahkan kenaikan efek androgenik yang berarti
(9)
.
4) Piperin dan merica hitam dapat meningkatkan vasokon-
striksi dan penyerapan oksigen pada kaki belakang tikus, reaksi
ini yang digunakan sebagai penunjuk reaksi termogenik dari
piperin
(3)
.
5) Efek androgenik dan anabolik buah cabe jawa seperti ini-
nyak atsiri yang dikandung oleh famili Piperaceae memerlukan
penelitian lebih lanjut
(6)
.
6) Panaks ginseng mempunyai toksisitas yang rendah dan
mempunyai daya menyembuhkan lemah syahwat pada mencit
jantan dalam waktu cepat dan pemulihannya sangat berarti
(10)
.
7) Ekstrak akar ginseng Jawa (Kolesom) mempunyai kemam-
puan meningkatkan libido tikus putih jantan yang relatif se-
imbang dengan ekstrak akan pasak bumi dan panaks ginseng
(12)
.
KESIMPULAN
1) Dari 24 formulasi Jamu Majun yang diteliti, isinya berkisar
4-19 simplisia.
Cermin Dunia Kedokteran No. 112, 1996 17
Tabel 2. Frekuensi simplisia tambahan pada Jamu Majun/Kuat Pria
No.
Nama
Latin
Nama
Indonesia
Kandungan Kegunaan
Frekuensi
dalam
formula
1. Curcumae
Rimpang Kurkumin, Pencahar,
11
Rh
(3,4,5,7)
temulawak minyak atsiri, peluruh batu
2. Coriandri
Buah
xantorizal
Minyak atsiri,
empedu,
antipanas
Peluruh dahak
7
Fr.
(3,4,5,7)
ketumbar
tanin, asam
dan kentut,
3. Languatis
Rimpang
malat, vit. C,
saponin
Minyak atsiri,
penyegar
Penawar racun,
7
Rh.
(3,4,5,7)
lengkuas damar
pembersih
4. Myristicae
Biji pala
Minyak atsiri,
darah, pereda
kejang
Mengurangi 6
Ct.
(2,5,7)
miristisin, rasa
dingin,
5. Burmani
Kulit
lemak
Tanin,
pengelat,
pelelap tidur
Pengelat, 6
6.
Ct.
(5,7,8)
Zyzingi
batang
manis
jangan
Bunga dan
minyak atsiri,
alkaloid,
polifenol
Minyak atsiri,
peluruh kentut,
Antipanas
Mengurangi 6
7.
Flos
(4,5,7,8)
Curcumae
buah
cengkeh
Rimpang
tanin, lendir,
lemah
Minyak atsiri,
rasa nyeri,
peluruh kentut,
antimual
Antidemam, 5
domesticae
Rh.
(3,5,7,8)
kunyit kurkumin,
harsa, lemah,
antidiare, pem
bersih darah,
8. Calae Sm
(3,5,7)
Biji cola
zat pahit
Saponin,
peluruh kentut
Sakit kepala,
5
9. Alyxiae
Kulit
flavonoida,
alkaloida,
tanin
Alkaloida,
obat kuat,
stimulan
Peluruh kentut,
4
10.
Ct.
(3,5,7,8)
Cyperi
batang
pulosari
Rimpang
tanin, zat pa-
hit, kumarin
Minyak atsiri,
pereda kejang
Peluruh seni
4
Rh.
(3,5,7,8)
teki alkaloida,
dan kentut,
11. Coptici
Buah
glikosida,
flavonoida,
resin
Alkaloida,
pereda kejang,
menghentikan
perdarahan
Obat batuk
4
Fr.
(4,5,7,8)
mungsi saponin, dan lambung,
12. Nigellae sa-
arab
Biji jinten,
flavonoida,
polifenol
Minyak atsiri/
liver,
reumatik
Peluruh kentut,
3
13.
tivae Sm
(3,5,7,8)
Foeniculi
hitam pahit
Lemah
lemak, milan-
tin, nigelin,
timokinon
Minyak atsiri/
pencahar,
antimuntah,
pengelat
Peluruh dahak,
3
14.
Fr.
Orthosiphon
adas
Daun
lemak,
stigmastenin,
umbeliferon
Ortosifonin,
kentut dan air
seni, nafsu
makan naik
Peluruh air
3
Fl.
(3,4,5,7,8)
kumis minyak
atsiri,
seni
Kucing saponin,
garam kalium.
2) Dasar formulasi Jamu Majun adalah menggunakan satu
sampai 5 jenis simplisia utama (yang diperkirakan sebagai pe-
manas) dan simplisia tambahan.
3) Kombinasi simplisia utama diperkirakan dapat meningkat-
kan efek androgenik atau termogenik.
4) Simplisia utama adalah akar panaks ginseng, akar ginseng
jawa, batang pasak bumi, rimpang jahe, cabe jawa dan merica
hitam atau putih.
5) Dan hasil penelitian dinyatakan efek androgenik akarpanaks
ginseng, akar ginseng jawa dan batang pasak bumi adalah se-
imbang dan pemulihannya cepat serta berarti.
6) Efek androgenik rimpang jahe lebih kuat dan menica hitam,
efek androgenik cabe jawa perlu diteliti kembali dan efek andro-
genik rimpang kencur tidak berarti.
7) Perlu diteliti kebenaran khasiat formulasi jamu yang beredar
di pasaran dan diuji klinis.
SARAN
Dalam rangka pengembangan penggunaan dalam pelayanan
kesehatan formal diperlukan:
1) Penelitian kembali kebenaran khasiat Jamu Majun yang
telah banyak digunakan oleh masyarakat luas.
2) Diharapkan paradokterpuskesmas mau menggunakanJamu
Majun yang banyak beredar di daerahnya dan dipantau hasilnya.
Hal tersebut dapat membantu penelitian kebenaran khasiat
ramuan jamu secara klinis dan berakibat biaya penelitian akan
jauh berkurang serta pemasyarakatan penggunaan jamu makin
meningkat.
KEPUSTAKAAN
1.
Rusdi Djamal. Pemanfaatan tumbuhan sebagai Obat, Penggalian dan
Tantangan di Masa Datang. Universitas Andalas, 1995.
2. Departemen Kesehatan RI. Tanaman Obat Indonesia I, Dit. Jen. POM,
1989.
3. Eldershow-TP dkk. Resimiferatoxin and piperin, Capsaicin - like stimula-
tors of oxygen uptake in the perfused rat hindlimb. Life-sci, 1994.
4. Burkill IH. A Dictionaiy of the economic products of The Malay
Peninsula. London, 1985.
5. Departemen Kesehatan RI. Materia Medika Indonesia, Dit. Jen. POM,
1989.
6. Sa'roni dkk. Beberapaefek farinakologi Cabe Jawapadahewan percobaan.
Warts Tumbuhan Obat Indonesia, 1992; 3(1).
7. Departemen Kesehatan RI. Inventarisasi Tanaman Obat Indonesia, Badan
Litbang Kesehatan, 1991.
8. Departemen Kesehatan RI. Materia Medika Indonesia, Dit. Jen. POM,
1989.
9. Agusri Butan, Surya Darma. Pengaruh Air Rebusan Rimpang Kencur
terhadap Libido Mencit putih. Warta Tumbuhan Obat Indonesia, 1996;
3(2).
10. Tian Ty Yen. Stimulation of signal performance in male rat with
rootextract Panax ginseng. Acts Physiol Hung, 1990.
11. Amrizan Daiyan Karirn. Uji *k androgenik dan batang pasak bumi. FK
UGM, 1993. -
12. Suryo Kartowinoto. Pengaruh biji kapas, pasak bumi,ginseng jawa bawang
putih, pegagan dan mangkalan terhadap libido tikus putih jantan. FFUGM,
1991
Cermin Dunia Kedokteran No. 112, 1996
18