CORPUS ALIENUM INTRA O CULI
dr M Sitepu, dr Chairul Bahri A D, dr Mohd D Mahmud
Bagian Penyakit Mata
Fakultas Kedokteran Universitas Sumatra Utara
Medan.
PENDAHULUAN.
Corpus alienum intra oculi adalah suatu kasus emergency,
keadaan terdapatnya benda asing di dalam bola mata yang ber-
asal dari luar. Pada keadaan ini harus secepatnya diberikan per-
tolongan untuk mengeluarkan corpus alienum tersebut. Bila
tidak maka dalam beberapa hari saja sudah terjadi perobahan-
perobahan di dalam bola mata, sehingga kebutaan timbul
dengan cepat. Penyakit ini jarang kita jumpai di Bagian Pe-
nyakit Mata FK-USU/RSUPP, Medan. Yang sering kita jumpai
adalah corpus alienum extra oculi misalnya di cornea dan
conjunctiva.
KASUS
Seorang laki-laki 39 tahun, pekerjaan supir, telah datang
ke Bagian Mata RSUPP dengan anamnesa sebagai berikut :
Mata kanan sakit sejak dua hari yang lalu, hal ini disebabkan waktu
pasien memukul besi dengan martil maka pecahan besi masuk ke
dalam mata kanan. Sesudah kejadian (tanggal 24-4-1978) pasien
langsung berobat ke R S Ballge. Luka tempat masuk benda dijahit
dan tidak nampak adanya benda asing di dalam mata tetapi pada
foto nampak adanya benda asing. Di R S Balige penderita telah di-
beri suntikan ATS serta antibiotika dan analgetika , lokal diberl
salep mata (menurut surat pengantar dokter). Pada saat itu peng-
lihatan masih baik. Kemudian penderita dikirim ke Bagian Mata
RSUPP Medan. Pasien datang berobat tanggal 26-4-1978 pada waktu
diperiksa ternyata penderlta hanya dapat melihat cahaya tetapi
arah cahaya tidak dapat ditentukan.
Pada pemeriksaan didapatkan visus mata kanan seper tak terhingga
dengan proyeksi cahaya negatip. Tensi mata kanan secara digital
meninggi, kedudukan mata kanan menonjol serta pergerakan ter-
batas. Dldapatkan oedema palpebra superlor dan inferior mata
kanan dengan hyperemi dan oedem dari conjunctiva tarsalis supe-
rior dan inferior. Pada conjunctiva bulbi bagian temporal terdapat
luka yang sudah dijahit disertai dengan oedema dan hyperemi.
Pada sclera terdapat luka yang telah dijahit dengan dua jahitan,
nampak adanya ciliar injeksi. Terlihat adanya dilatasi pupil mata
kanan dengan reflek cahaya yang negatip serta tepi yang irreguler.
Iris nampak coklat dan kurang berkilat. Lensa mata kanan nampak
keruh dan corpus vitreus tak dapat dilihat : Fundus oculi tak dapat
dilihat, fundus reflek negatip serta placido test irreguler.
q
Diagnosa. Dari hasil pemeriksaan tersebut diatas kami berkesim-
pulan bahwa penderita menderita Uveitis anterior mata kanan de-
ngan corpus allenum intra oculi.
q
Pengobatan. Penderita kami rawat dan dilakukan enukleasi
mata kanan pada tanggal 27-6-1978. Pada waktu operasi, setelah
bola mata dibuka ternyata terdapat corpus alienum di dalam corpus
vitreus. Penderita kami beri antlbiotika per injeksi selama lima
hari dilanjutkan dengan per os selama tujuh hari.
TINJAUAN KEPUSTAKAAN
Apabila suatu corpus alienum masuk kedalam bola mata,
maka biasanya terjadi reaksi infeksi yang hebat serta timbul
k erusakan dari isi bola mata danterjadi iridocyclitis serta pano-
phthalmitis. Karena itu perlu cepat mengenali benda asing
tersebut dan menentukan lokalisasinya di dalam bola mata
untuk kemudian mengeluarkannya.
Beratnya kerusakan pada organ-organ di dalam bola mata
tergantung dari besarnya corpus alienum; kecepatannya ma-
suk; ada atau tidaknya proses infeksi dan jenis bendanya
sendiri. Bila benda ini berada pada segmen depan dari bola ma-
ta hal ini kurang berbahaya jika dibandingkan dengan bila
benda ini terdapat di dalam segmen belakang.
Jika suatu benda masuk ke dalam bola mata, maka akan ter-
jadi salah satu dari ketiga perobahan berikut :
(1)
Mechanical effect
(2)
Permulaan terjadinya proses infeksi
(3)
Terjadinya perobahan-perobahan spesifik pada jaring-
an mata karena proses kimiawi (reaction of ocular
tissue).
q
Mechanical effect. -- Benda yang masuk ke dalam bola mata
dapat melalui cornea ataupun sclera. Setelah benda ini me-
nembus cornea maka ia masuk kedalam kamera oculi ante-
rior dan mengendap kedasar. Bila kecil sekali dapat mengendap
di dalam sudut bilik mata. Bila benda ini terus, maka ia akan
menembus iris dan kalau mengenai lensa mata akan terjadi
cataract traumatica. Benda ini bisa juga tinggal di dalam cor-
pus vitreus. Bila benda ini melekat di retina, biasanya kelihat-
an sebagai bagian yang di kelilingi oleh eksudat yang berwarna
putih serta adanya endapan sel-sel darah merah, akhirnya
terjadi degenerasi retina.
q
Infeksi. -- Dengan masuknya benda asing ke dalam bola
mata, maka kemungkinan akan timbul infeksi. Corpus vi-
treus dan lensa dapat merupakan media yang baik untuk per-
tumbuhan kuman sehingga sering timbul infeksi supuratip.
Juga kita tidak boleh melupakan infeksi dengan kuman tetanus
dan gas gangren.
Cermin Dunia Kedokteran No. 13. 1978
13
Reaction of ocular tissue. Reaksi bola mata terhadap corpus
alienum adalah bermacam-macam dan ini ditentukan oleh
sifat kimia dari benda tersebut. Non organized material dapat
menimbulkan proliferasi dan infeksi dengan pembentukan
jaringan granulasi.
DISKUSI
Setelah dilakukan enukleasi maka didapat adanya corpus
alienum (besi) di dalam corpus vitreus. Suatu benda yang
masuk ke dalam corpus vitreus dapat melalui beberapa jalan :
(1)
Melalui cornea --> iris --lensa -- corpus vitreus.
(2)
Melalui cornea -- pupil --lensa -- corpus vitreus.
(3)
Melalui cornea--> iris --. zonula Zinii -- corpus
vitreus
(4)
Melalui sclera
corpus vitreus.
Yang sering dijumpai adalah cara (1) dan (3). Pada kasus
ini benda tersebut masuk dengan cara (4).
Benda asing yang masuk ke dalam corpus vitreus akan
mengendap kedasar dan menimbulkan perobahan-perobahan
degenerasi sehingga corpus vitreus akan menjadi encer. Oleh
karena benda ini besi, maka akan terjadi dissosiasi elektrolit
dengan corpus vitreus, dimana metal akan disebarkan ke
dalam jaringan dan akan bereaksi dengan protein sel, memati-
kan sel dan terjadi atrophy. Keadaan ini disebut siderosis.
Pada pasien ini juga terjadi proses infeksi karena kuman
turut masuk dan corpus vitreus merupakan media yang baik
untuk pertumbuhan kuman. Oleh sebab itu corpus alienum
perlu dikeluarkan secepatnya. Pengeluaran corpus alienum dari
corpus vitreus dapat dilakukan dengan dua cara yaitu : (i)
Ekstraksi melalui anterior route. (ii) Ekstraksi melalui poste-
rior route.Oleh karena pada penderita ini sudah terjadi iri-
docyclitis dan visus yang sangat jelek maka tidak dilakukan
Tahukah anda bahwa..................????????
Ethambutol dapat menimbulkan toxic amblyopia.
Gejalanya dimulai dengan gangguan visus axial atau para axial.
Oleh sebab itu sangat dianjurkan sebelum pengobatan penderita
tuberkulosis dengan Ethambutol dilakukan pemeriksaan mata.
Juga dilakukan pemeriksaan mata ulangan setiap bulan. Bila
toxic amblyopia pada pengobatan ethambutol terjadi seyogya-
nya segera menghentikan pemakaiannya.
Symposium tbc masa kini, Surabaya Sept 1978.
14
Cermin Dunia Kedokteran No. 13. 1978
lagi pengeluaran corpus alienum dengan ekstraksi tapi terus
dilakukan enukleasi.
KESIMPULAN
(1)
Corpus alienum intra oculi jarang dijumpai di Bagian
Mata FK-USU/RSUPP, Medan
(2)
Corpus alienum harus secepatnya dikenali dan diketahui
lokalisasinya untuk secepatnya mengeluarkan corpus
alienum tersebut.
(3)
Pada pasien ini kalau secepatnya datang ke R S Mata
dimana fasilitas cukup lengkap kemungkinan dapat di
tolong tanpa mengadakan enukleasi.
(4)
Semua pekerja yang waktu melakukan pekerjaan di
mana kemungkinan benda asing dapat mengenai mata,
harus memakai kaca pelindung mata.
(5)
Untuk menegakkan diagnosa corpus alienum intra oculi
perlu dilakukan :
· Anamnesa yang baik
· Pemeriksaan klinis
· Fundus copi
· Rontgen foto
· Pemeriksaan dengan magnit.
KEPUSTAKAAN
1. DUKE ELDER S :
Parsons Diseases of the eye.
15th
ed J A
Churchill ltd London 1970
2. PERRERA C A :
May s manual of the diseases of the eye.
24th ed.
Williams Wilkins Co. Baltimore, 1965.
3. DANIEL VAUGHAN :
General ophthalmology.
6th ed Lange med
Public. San Franscisco 1975.
4. FRANCIS HEED ADLER :
Textbook of ophthalmology.
7th ed.
W B Saunders, Philadelphia 1962.
UNTUK MENGURANGI DERITA DAN KELUARNYA AIR
MATA
Bila saudara pernah terluka pada ujung jari tangan atau kaki,
akihat terpukul/terjepit sehingga timbul memar dari jari tersehut
disertai terkupasnya kuku, maka saudara tentu dapat memba-
yangkan betapa sakitnya hila luka tadi tersentuh atau terinjak.
Nah! Untuk mengurangi derita dan mengalirnya air mata aki-
bat rasa sakit yang timhul karena sentuhan tadi, dihawah ini
disampaikan suatu cara yang cukup mudah dan murah.
Setelah ujung jari tadi diohati dan dibalut, huatlah sebuah
tabung dari bahan karton yang cukup tehal untuk menutupi
jari tadi. Ukuran panjang tahung dibuat sedikit lebih
panjang
dari jari yang luka.
OLH