Mungkinkah seseorang yang dirawat di rumahsakit menjadi ber-
tambah penyakitnya? Suatu pertanyaan yang kedengarannya aneh; tetapi
bila direnungkan lebih dalam, hal tersebut tidaklah mustahil bukankah
rumahsakit merupakan tempat berkumpulnya berbagai jenis penyakit,
baik yang menular maupun yang tidak?
Tentu saja kemungkinan di atas merupakan hal yang sedapat mungkin
dihindari, karena bukan saja akan menambah biaya perawatan, tetapi
lebih-lebih akan memperberat penderitaan pasien yang bersangkutan.
Jadi usaha yang dilakukan tidak cukup dengan usaha pengobatan saja,
tetapi meliputi juga tindakan pencegahan terjadinya infeksi yang terjadi
di rumahsakit yaitu infeksi nosokomial.
Infeksi nosokomial merupakan masalah, terutama di rumahsakit-
rumahsakit besar yang merawat pasien dengan berbagai jenis penyakit,
baik yang menular maupun yang tidak. Masalah ini harus selalu dipantau
dan dicegah sedapat mungkin, antara lain dengan menerapkan tindakan
asepsis, mengurangi tindakan invasif dan yang tidak kurang pentingnya
membiasakan para petugas berperilaku higienis.
Masalah ini merupakan pokok bahasan edisi ini, meliputi pengalaman
di berbagai rumahsakit, pemeriksaan laboratorium yang relevan dan
kemungkinan sumber infeksi; semoga bahasan ini berguna bagi para
sejawat agar tidak menjadikan pasiennya bertambah sakit.
Redaksi
Untuk memperluas jangkauan, maka sejak tahun 1993 ini, Cermin Dunia Ke-
dokteran tidak lagi hanya dibagikan oleh PT Kalbe Farma, tetapi juga oleh PT Dankos
Laboratories, PT Bintang Toedjoe, PT Hexpharm Jaya dan PT Pfrimmer Infusol
Indonesia.
Hal ini terlaksana berkat kerjasama dengan perusahaan-perusahaan farmasi
tersebut di aks; untuk itu Redaksi mengucapkan terima kasih, semoga dengan cara ini
Cermin Dunia Kedokteran dapat semakin luas dibaca dan dimanfaatkan.
Cermin Dunia Kedokteran No. 82, 1993
2