background image
Hepar merupakan organ tubub yang terbesar dan mempunyai berat seperlima-
belas dari berat tubuh kita. Karena fungsinya yang sangat kompleks, maka organ ini men-
dapat suplai darah yang berganda.
Berbagai macam zat yang masuk ke dalam tubub baik berupa makanan atau obat-
obatan sebagaian besar dimetabolisme, didetoksikasi dan dikonyugasi di dalam bepar.
Sebaliknya sebagian makanan yang mengandung racun seperti aflatoxin dan obat-obatan
bisa pula mempengaruhi fungsi bepar dan menimbulkan kelainan. Bila kelainan tersebut
tidak segera diatasi maka akibat fatal mungkin dapat terjadi.
Disamping itu hepar juga dapat menderita karena infeksi virus, parasit seperti scis-
tosomiasis dan sebagainya.
Terjadinya bepatitis virus apalagi pada kebamilan memerlukan pengelolaan yang lebib
cermat untuk menolong baik ibu maupun bayinya.
Hal yang cukup penting bagi sejawat tentunya menentukan secara pasti apakab
penderita yang datang kepada sejawat mempunyai bepar yang membesar atau tidak,
agar tindakan yang definitip dapat dikerjakan untuk menolong penderita tersebut.
Redaksi.
4
Cermin Dunia Kedokteran No. 15, 1979