Para peneliti melibatkan sebanyak 203 orang dewasa yang diukur kadar vitamin D serum dan ultrasonografi karotis. Mereka mengukur kadar 25-hidroksivitamin D, 1,25-dihydroxyvitamin D, kalsium, fosfor, dan hormon paratiroid. Setelah disesuaikan untuk faktor risiko kardiovaskular, para peneliti menemukan bahwa jumlah plak dikaitkan dengan kadar fosfor (beta, 0,39 per peningkatan 1-mg/dL; P=0,02) dan kalsium-fosfor (beta, 0,36 per meningkat 10-U; P=0,03). Mayoritas (57%) dari mereka telah mengalami plak, dan peneliti menemukan hubungan antara jumlah plak dengan kadar fosfor dan kalsium-fosfor.
Mereka juga menemukan bahwa 25-hidroksivitamin D berbanding terbalik dengan ketebalan media intima (beta, -0,01 per peningkatan 10-ng/mL; P=0,05) dan ketebalan plak karotid (beta, -0,10 peningkatan per 10-ng/mL; P=0,03). Dalam model yang mengandung faktor risiko penyakit jantung dan indeks dari metabolisme mineral, 25-hidroksivitamin D menyumbang 13% ketebalan intima-media dan ketebalan plak karotid.
Image adopted from www.usagainstathero.com