Rating : ratings 0.0%

Studi Hewan Coba. SOD Mungkin Menghambat AMD (Age-related Macular Degeneration)

(18-May-2011)
Oleh: EKM
Print Preview
Studi Hewan Coba. SOD Mungkin Menghambat AMD (Age-related Macular Degeneration)Kalbe.co.id - Suatu studi telah menunjukkan bahwa kadar MDA (malondialdehyde) yang merupakan produk dari peroksidasi lemak lebih tinggi secara bermakna dan aktivitas SOD lebih rendah tetapi tidak bermakna secara statistik pada pasien AMD dibanding orang normal. Penurunan kemampuan anti-oksidan menyebabkan kerusakan akibat peroksidasi lemak, sehingga terapi anti-oksidan mungkin efektif.

Hasil suatu studi pada hewan yang dilakukan oleh para peneliti di Perancis menunjukkan bahwa suplemen SOD, dapat meningkatkan kadar anti-oksidan sebesar 30% dan dapat melindungi dari AMD. Menurut para peneliti dari the Eye and Nutrition Research Group, National Institute for Research on Agronomy, data tersebut menunjukkan bahwa suplemen SOD efisien untuk mencegah stres oksidatif retina dengan meningkatkan kapasitas anti-oksidan plasma.

SOD mempunyai cara kerja yang berbeda dengan vitamin. SOD yang dijuluki dengan “enzim kehidupan” dan ditemukan pertama kali pada tahun 1968 ini merupakan anti-oksidan pertama yang dimobilisasi oleh sel untuk pertahanan tubuh. SOD diperkirakan mempunyai aktivitas anti-oksidan yang lebih kuat dibanding vitamin anti-oksidan karena SOD mengaktivasi produksi anti-oksidan tubuh sendiri termasuk catalase dan glutathione peroxidase.

Dalam studi tersebut, para peneliti menggunakan 2 jenis model tikus, senescence-accelerated mouse prone 8 (SAM P8) dan SAM resistant 1 (SAM R1 sebagai kontrol). Tikus dipajankan terhadap sinar (1900 lux selama 7 jam) pada umur 1, 2, dan 3 bulan untuk menginduksi stres oksidatif pada lapisan sel pigmen yang memberi nutrisi sel retina dan untuk memicu AMD. Pada umur 3 bulan dan sebelum pajanan sinar terakhir, tikus diberi dosis SOD (Glisodin 10,8 mg/kg/hari) atau air (plasebo) selama 1 minggu.

Hasil studi tersebut telah dipresentasikan pada the Association for Research in Vision and Ophthalmology (ARVO) Eye Research Conference dan telah dipublikasikan dalam jurnal Investigative Ophthalmology & Vision Science 2006.  Para peneliti melaporkan bahwa pajanan sinar tidak menyebabkan degenerasi retina yang berbeda bermakna antara kedua kelompok, tetapi kapasitas anti-oksidan darah dilaporkan meningkat sebesar 30% pada kelompok dengan suplementasi SOD. Lebih lanjut, kadar oksidan sel meningkat 50% pada lapisan sel retina dan 300% pada lapisan inti luar pada semua hewan yang terpajan sinar. Hasil studi menunjukkan bahwa pajanan sinar dapat memicu stres oksidatif retina tanpa menyebabkan degenerasi retina, tetapi suplementasi SOD menyebabkan penurunan kadar anion superoxide yang bermakna dibandingkan kelompok yang tidak mendapat suplementasi SOD.

Sehingga para peneliti menyimpulkan bahwa pajanan sinar memicu stres oksidatif sedangkan suplementasi SOD secara efisien membatasi stres oksidatif dengan meningkatkan kapasitas anti-oksidan plasma. Mekanisme yang mendasari efek tersebut adalah bahwa suplemen SOD memicu pertahanan anti-oksidan tubuh. Studi sebelumnya pada laboratorium dan pada manusia juga telah melaporkan bahwa pertahanan tubuh meliputi produksi SOD, catalase, dan glutathione peroxidase tubuh sendiri.

 

Image adopted from www.birchesassistedliving.com


Bookmark and Share

Related Articles:

http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/glisodin120x50
http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/glisodin120x50
http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/ftgi120 50
Calendar of Events