"Perkembangan TIK yang sangat pesat telah menghasilkan konvergensi dalam aplikasinya, termasuk dalam industri kesehatan, Upaya peningkatan layanan kesehatan dapat diwujudkan dengan memanfaatkan sarana TIK," jelas Zainal A Hasibuan, Wakil Ketua Tim Pelaksana Harian Dewan Teknologi Informasi & Komunikasi Nasional (DETIKNAS). "Pemanfaatan TIK di dalam dunia kesehatan tentunya akan menghasilkan data dan informasi atau dokumen yang bersifat elektronik dalam jumlah yang sangat besar, sehingga memerlukan pengelolaan secara baik dan benar serta pemanfaatannya dapat lebih optimal dan tidak menimbulkan masalah-masalah baru. UU ITE No.11/2008 telah menyatakan bahwa dokumen elektronik kedudukannya disetarakan dengan dokumen yang dibuat di atas kertas, dengan demikian maka dokumen rekam medik yang berbentuk elekronik/digital sama kedudukannya dengan yang dicetak di atas kertas," lanjutnya.
Jika dihubungkan dengan gerakan go green demi menyelamatkan bumi saat ini, maka bisa dikatakan penerapan Electronic Health Record (EHR) merupakan konsep yang mendukung program Green ICT atau kebijakan implementasi TIK yang ramah terhadap lingkungan, EHR akan menghasilkan penghematan penggunaan kertas di lingkungan industri kesehatan, hal ini tentunya dapat menekan kerusakan hutan akibat penebangan pohon yang berlebihan.
Pembicara lainnya
Para narasumber (berikut topik) lainnya dalam acara ini, adalah:
- dr Ayi Djembarsari MARS, Director of Marketing and Development RSCM
"HIS to Support JCI"
- Hendranto Nugroho, M. Kom (IT CMH)
"Roadmap of RSCM HIS"
- dr Guardian Yoki Sanjaya, Mhlthinfo (Forum Informatika Kesehatan Indonesia / FIKI)
"Role of Informatics Networking"
- dr Aria Kelalih, MTI (Coordinator IT FKUI)
"The Important of Changing Behavior"
Acara ini juga diselingi dengan diskusi panel dengan topik "Benefit of Electronic Health Record System App. in Daily Health Service" yang menampilkan berturut-turut:
Selesai acara dilanjutkan dengan pertemuan para pengurus PIKIN dengan tim CEEBM dan FIKI.