Rating : ratings 0.0%

Gangguan Tidur pada Pasien Kemoterapi

(06-Sep-2010)
Oleh: IWA
Print Preview
Gangguan Tidur pada Pasien KemoterapiKalbe.co.id - Gangguan tidur merupakan hal cukup sering ditemukan pada pasien kanker , namun prevalensi mengenai gangguan tidur dan keadaan kesulitan tidur  (insomnia) belum diketahui secara luas, karenanya penelitian yang dilakukan oleh Dr. Palesh dan rekan dari pusat kanker,  Universitas Rochester, Amerika Serikat terhadap gangguan tidur ini dilakukan kepada pasien kanker, khususnya pasien yang mendapatkan kemoterapi.

Penelitian ini dipublikasi dalam Journal Clinical of Oncology tahun 2010 , menunjukkan bahwa gangguan tidur pada  pasien kanker yang mendapatkan kemoterapi lebih banyak dibandingkan dengan populasi umumnya.
Secara prospektif, melibatkan 823 pasien kanker yang mendapatkan kemoterapi (rerata usia  58 tahun, 597 pasien wanita).
 
Hasil penelitian selama hari ke-7 pada siklus pertama kemoterapi sebesar 36,6% (subyek n = 301) pasien kanker dilaporkan menderita gejala insomnia dan  43% (subyek n = 362) memenuhi kriteria diagnostik sindrom insomnia. Pasien kanker dengan umur lebih muda daripada  58 tahun secara bermakna mengalami gejala insomnia atau sindrom insomnia (?2 = 13,6; dengan P = 0,0002).
 
Pasien kanker payudara memiliki keluhan insomnia dengan jumlah lebih tinggi, mempunyai hubungan positif secara bermakna antara gejala insomnia selama siklus pertama dan kedua dari pemberian kemoterapi(? = 0,62 dengan P <0,0001), menunjukkan insomnia yang persisten selama dua siklus pertama kemoterapi. 60% dari sampel pasien dilaporkan tetap mengalami gejala insomnia baik dari siklus pertama sampai siklus kedua yang berlanjut. Keluhan insomnia secara bermakna menyebabkan keadaan depresi dan rasa fatique/kelelahan dibandingkan pada keadaan tidur yang baik (semua P < 0,0001).
 
Peneliti menyimpulkan bahwa proporsi pasien kanker dari sample subyek yang mengalami gejala insomnia dan memenuhi kriteria diagnosa untuk sindrom insomnia selama kemoterapi kurang lebih 3 x lebih tinggi daripada proporsi populasi umumnya. Keluhan insomnia menetap dan persisten selama kemoterapi siklus ke-2 pada mayoritas pasien.

Bookmark and Share

Related Articles:

http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/paxus_(120x50)
http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/zypraz_(120x50)
http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/kalxetin_(120x50)
Calendar of Events