Rating : ratings 0.0%

Asam Tranexamat Menurunkan Hiperpigementasi Pada Melasma

(01-Sep-2010)
Oleh: KTW
Print Preview
Asam Tranexamat Menurunkan Hiperpigementasi Pada MelasmaKalbe.co.id - Asam tranexamat saat ini seperti diketahui bersama merupakan preparat yang mempunyai potensi sebagai antifibrinolitik, sehingga penggunaan asam tranexamat saat ini terutama untuk mengatasi perdarahan dengan cara mengikat plasminogen tepatnya pada “lysine  binding site”, yang akan menjadikan tidak terbentuknya plasmin. Selain untuk penanganan kasus sindrom angioneurotik  yang merupakan indikasi penggunaan asam tranexamat di luar gangguan perdarahan, saat ini telah dikembangkan  penggunaan asam tranexamat untuk mengatasi gangguan pigmentasi  yaitu melasma. Melasma merupakan suatu masalah kosmetik khususnya pada wanita asia, walaupun saat ini sudah banyak terapi yang digunakan namun belum ada yang memberikan hasil yang memuaskan.

Dari studi awal yang dilakukan oleh Lee JH, dkk., dan dipublikasikan dalam Jurnal Dermatologic Surgery 2006, penggunaan asam tranexamat untuk  melasma yang diberikan secara lokal dengan suntikan mikro, menunjukkan asam  tranexamat merupakan preparat yang menjanjikan untuk penanganan melasma. Studi tersebut melibatkan sebanyak  100 wanita dengan melasma, yang diberikan asam tranexamat dengan cara  injeksi mikro, terapi ataupun pemberian asam tranexamat (0,05 mL – 4 mg/mL) ini selama 12 minggu, sedangkan parameter evaluasi  menggunakan MASI (Melasma Area and Severity Index), yang dilakukan pada minggu ke-4, 8, dan 12. Selain itu juga diberikan kuisioner yang secara subyektif akan diisi oleh pasien sesuai dengan tingkat kepuasan pasien terhadap perbaikan klinis melasma yang diterapi. Studi lain diberikan dengan oral maupun topikal.

Hasil dari studi tersebut menunjukkan bahwa terjadi penurunan MASI yang bermakna  pada minggu ke-8 dan 12, jika dibandingkan dengan  nilai awal, yaitu: 13,22 ± 3,02 vs 9,02 ± 2,62 vs 7,57 ± 2,54 (p <0,05), masing-masing pada 0 – 8 – 12 minggu. Sedangkan kuisioner, diperoleh hasil 9,4% menyebutkan hasilnya baik (tingkat keputihan 51 – 75%), 76,5% menyebutkan cukup (derajat keputihan 26 – 50%), da 14,1 % menyebutkan kurang (derajat keputihan 0 – 25%). Secara umum pemberian asam tranexamat dengan mikro injeksi ditoleransi dengan baik.

Secara umum mekanisme asam tranexamat menurunkan derajat pigementasi dari melasma, namun dari studi in-vitro diketahui plasminogen banyak terdapat di bagian basal epidermis, dan keratinosit banyak mengandung plasminogen activator (PA) khususnya PA tipe urokinase. PA ini berguna untuk diferensiasi, pertumbuhan, migrasi dan juga tentunya untuk pigementasi keratinosit, dan blokade dari efek ini mungkin merupakan mekanisme kerja asam tranexamat dalam menurunkan hiperpigementasi pada pasien-pasien melasma, seperti yang dilakukan oleh Maeda K., dkk., dalam Journal of Health Science 2007.


Bookmark and Share

Related Articles:

http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/kalnex_(120x50)
http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/banner_default_120x50
http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/tamofen_(120x50)
Calendar of Events