Rating : ratings 0.0%

Folat dan Homosistein pada Keadaan Depresi di Jepang

(08-Feb-2010)
Oleh: NFA
Print Preview
Folat dan Homosistein pada Keadaan Depresi di JepangKalbe.co.id - Studi penelitian mengenai kaitan Folat dan homosistein dengan keadaaan depresi, dilakukan di Jepang  sebagaimana yang dipublikasi European Journal of Clinical Nutrition, Januari 2010 menunjukkan adanya kaitan kadar folat yang rendah dengan gejala depresi pada pria di Jepang.

Sebagai latar belakang penelitian, bahwa folat dan homosistein mempunyai peranan terhadap keadaan depresi, namun  hasil studi epidemiologi terhadap keadaan depresi sering tidak konsisten, karenanya secara obyektif, studi penelitian ini untuk mengklarifikasi hubungan antara konsentrasi folat dan homosistein dalam serum dan gejala depresi, khususnya pada orang dewasa di Jepang.

Metode studi dengan menggunakan data cross-sectional terhadap  530 orang karyawan  terdiri dari 313 pria dan  217 wanita, berusia 21- 67 tahun , yang berpartisipasi dalam survei kesehatan selama periode checkup. Gejala-gejala depresi mengunakan skala dari  the Center for Epidemiologic Studies Depression (CES-D). analisa Logistic regression diperlukan untuk memperkirakan odds ratio dari gejala depresif  yang disesuaikan dengan variabel potensial lainnya yang saling berhubungan.

Hasil studi,  secara total sejumlah  113 pria (36,1%) dan 79 wanita (36,4%) mempunyai gejala depresif. Kadar folat serum yang lebih tinggi berhubungan dengan penurunan prevalensi dari gejala depresif pada pria. The multivariate-adjusted odds ratios (95% CI) dari gejala depresif untuk kuartil terendah sampai tertinggi dari folat dalam serum masing-masing  1 (reference), 0,53 (0,27–1,03), 0,33 (0,16–0,68) dan 0,51 (0,25–1,03) (P=0,03). Dengan hasil temuan ini, diketahui adalah hubungan yang positif antara kadar folat  dan homosistein dalam  serum serta gejala depresif pada pria (P=0,06). Sedangkan pada wanita , baik  folat dan homosistein tidak berkaitan dengan gejala depresi.

Kesimpulan penelitian menemukan bahwa kadar folat dalam serum yang rendah berkaitan dengan peningkatan prevalensi dari gejala depresif pada pria di Jepang.

Bookmark and Share

Related Articles:

http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/kalxetin_(120x50)
http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/zypraz_(120x50)
http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/banner_default_120x50
Calendar of Events