
Kalbe.co.id - Para ahli penelitian di HongKong mengatakan bahwa pasien diabetes tipe-2 yang memiliki kadar LDL (Low Density Lipoprotein) yang rendah serta albuminuria memiliki peningkatan risiko terjadinya kanker. Kabar baiknya adalah bahwa obat golongan statin dapat menghilangkan peningkatan risiko tersebut pada pasien-pasien ini. Hasil penelitian para ahli ini dipublikasikan pada Diabetes Care edisi bulan Oktober 2009.
Dr. Juliana C. N. Chan dan rekan dari The Chinese University of Hong Kong, meneliti hubungan antara kadar kolesterol LDL yang rendah, albuminuria dan risiko kanker, melibatkan 3793 pasien diabetes yang sebelumnya belum mendapatkan terapi statin. Dari pasien yang dilibatkan dalam penelitian ini, 1483 pasien diberikan terapi statin. Follow-up penelitian ini berlangsung selama 5,2 tahun.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa angka kejadian kanker dan kematian pada pasien-pasien yang diterapi dengan statin lebih sedikit dibandingkan dengan kelompok pasien yang tidak menerima terapi statin. Pasien yang memiliki kadar kolesterol < 2,80 mmol/L (kurang lebih 110 mg/dL) serta mengalami albuminuria mengalami peningkatan risiko kanker sebesar 3,1 kali lipat. Sedangkan pasien yang hanya mengalami salah satu diantaranya, (kadar LDL yang rendah atau albuminuria saja), tidak mengalami peningkatan risiko kanker.
Para ahli dalam penelitian ini melaporkan bahwa peningkatan risiko kanker pada pasien diabetes tipe 2 dengan kadar kolesterol LDL yang rendah bergantung pada ada tidaknya albuninuria. Pasien dengan kadar LDL rendah dan albuminuria dan tidak mendapatkan terapi statin mengalami peningkatan risiko kanker sebesar 4,9 kali, namun pasien-pasien yang selama follow-up diterapi dengan statin tidak mengalami peningkatan risiko kanker.
Dr. Chen menambahkan bahwa statin diperkirakan memiliki efek proteksi terhadap kanker pada pasien dengan kadar kolesterol LDL yang tinggi, serta pada pasien-pasien yang memiliki kadar kolesterol LDL yang rendah dengan gangguan ginjal.
Pemberian statin pada pasien-pasien diabetes dengan kadar LDL yang rendah dan albuminuria menurunkan risiko kanker pada pasien-pasien tersebut.