
Kalbe.co.id - Banyak dokter bersemangat untuk mempelajari
Anti-Aging Medicine sebagai kurikulum menyeluruh secara akademis. Mereka ingin menjadi profesional sejati, tidak hanya mempelajari sebagai salah satu pelajaran kejuruan (
vocational). Di sisi yang lain, sayangnya, banyak dokter yang tidak memahami konsep-konsep ilmiah dari
Anti-Aging Meidicene. Mereka belum mengerti bahwa sebagai bagian dari ilmu kedokteran, preparat-preparat dalam
Anti-Aging Medicine juga harus bisa dibuktikan secara
evidence based standar ilmu kedokteran. Demikian dipaparkan oleh Prof Wimpie Pangkahila, saat membuka
The 8th Asia Pacific Conference & EXPO on Anti-Aging & Regenerative Medicine di Hotel Borobudur Jakarta, 22 - 24 Oktober 2009. PT Kalbe Farma turut berpartisipasi dalam acara ini dengan menghadirkan produk-produk Anti-Aging seperti: Glisodin dan Tostrex.
Acara yang diselenggarakan bersama dengan
The 5th A4M Indonesia Conference on Anti-Aging & Regenerative Biotechnology menghadirkan pakar-pakar
Anti Aging dunia, regional dan lokal seperti: Robert Goldman (
Chairman of the Board, The American Academy of Anti-Aging Medicine / A4M), Michael Klentze (
Secretary General European Society of Anti-Aging & Regenerative Medicine / ESAAM), Claus Muss, Xanya Sofra-Weiss, Anjan Kumar Das, Koosnady Saputra, Tanjung Subrata, Abraham Arimuko, Agus Budi Santoso dan Ferry Sandra.