selamat malam, mau nanya kelebihan dan kekurangan memakai extraneal apa?
yg saya dengar extraneal terbuat dari sari jagung ya?
sedangkan dextrosa terbuat dari sari gula?
terus dari info yang saya terima bahwa penggunaan extraneal bisa berakibat terhadap penggunaan dextrose..
maksudnya setelah menggunakan extraneal, penggunaan dextrose menjadi tidak begitu berkhasiat.
terus, apakah yg baru menjalankan operasi pemasangan kateter di perut boleh menggunakan cairan extraneal?
terima kasih sebelumnya atas balasan dan jawabannya..
H (28) -
Kisaran
JAWABAN
Oleh:
Kepada Sdr. Hendra. Pertama-tama kami mohon maaf karena baru sempat membalas email hari ini. Tampaknya pertanyaan Anda kali ini masih berhubungan ya dengan ibu Anda yang mengidap gagal ginjal.
Extraneal sesungguhnya terbuat dari icodextrin atau pati jagung (orang awam mungkin mengenalnya sebagai sari jagung). Icodextrin ini juga tergolong sebagai gula, sebagaimana Dextrose, tetapi dengan komposisi yang berbeda.
Penggunaan Extraneal memang berdampak pada penggunaan Dextrose, tetapi dampaknya positif karena efeknya akan saling melengkapi. Informasi yang Anda terima bahwa penggunaan Dextrose menjadi tidak begitu berkhasiat setelah mulai memakai Extraneal tidaklah benar.
Perlu diketahui, Extraneal diformulasikan sedemikian rupa sehingga cocok untuk pemakaian sekali sehari (untuk pertukaran cairan selama 6 - 12 jam); untuk pasien-pasien pengguna CAPD, Extraneal biasanya dipakai malam hari (jadi, pagi dan siang harinya tetap menggunakan Dextrose).
Praktisnya begini, bila seorang pengguna CAPD terbiasa memakai cairan Dextrose empat kali sehari, pemberian Dextrose bisa dikurangi menjadi tiga kali sehari saja karena malam harinya digantikan dengan Extraneal.
Keuntungan menggunakan kombinasi Dextrose dan Extraneal ini adalah meningkatkan keefektifan pertukaran cairan dan mempertahankan efek cairan dialisis sepanjang pasien tidur malam hari (dengan Extraneal). Extraneal idealnya diberikan malam hari karena masa kerjanya yang panjang, sementara Dextrose lebih cocok diberikan pagi/siang hari karena masa kerjanya lebih singkat (sekitar 4 jam). Dengan Extraneal saja, efektivitas maksimal pertukaran cairan akan tercapai dalam waktu relatif lama (sekitar 12 jam). Dengan kata lain, Extraneal bekerja lambat tetapi efeknya pun bertahan lama. Dengan Dextrose saja, efektivitas maksimal dalam setiap siklus pertukaran cairan akan tercapai dalam waktu repatif cepat (sekitar 4 jam), kemudian menurun dengan cepat. Dengan masa kerja yang relatif singkat itu, efektivitas pertukaran cairan menggunakan Dextrose terutama kurang maksimal pada malam hari.
Itulah sebabnya dipasarkan juga produk Extraneal ini sebagai pelengkap.
Demikian informasi dan klarifikasi dari kami. Semoga membuat Anda lebih jelas dan bisa membantu Anda dalam memilih pengobatan yang terbaik bagi ibu Anda.
Salam,
dr. Albertus Agung Mahode
Medical Information Kalbe Farma