
Kalbe.co.id - Atas inisiatif HRD Ethical telah diselenggarakan Sharing of Experience mengenai Inovasi. Para karyawan/wati Kalbe merasa cukup beruntung bisa tatap muka langsung dengan salah seorang founder Kalbe Farma yaitu dr Boenjamin Setiawan PhD. Tak heran, peristiwa langka ini membuat ruangan kantin yang disulap menjadi ruang meeting penuh sesak oleh para peserta.
Acara dimulai dengan penjelasan dr Boen mengenai ciri-ciri mereka yang sudah menderita penyakit degeneratif. Seperti biasa, agar tidak lupa, dr Boen mengeluarkan jurus ampuhnya yaitu akronim yang berhubungan dengan penyakit degeneratif 5B. Yang dimaksud dengan 5 B dimulai dari Bude' (kurang pendengaran), Beser (sering ke kamar kecil), Blaur (mata kurang jernih), Bingung (dementia) dan -pada akhirnya- Bablas. Kontan saja, joke awal ini membuat cair suasana pertemuan yang dipandu oleh Sonny Usmany. Dalam foto tampak narasumber, moderator dan para peserta yang memperoleh buku mengenai Inovasi.
Banjir Akronim
Acara makin seru dengan hadirnya beberapa akronim lain, seperti:
- DIGAJI yang menurut dr Boen adalah penyebab kenapa seseorang tetap miskin
Seseorang bisa terperangkap dalam kemiskinan karena faktor DIGAJI yang merupakan singkatan dari Dishonesty (ketidakjujuran), Illiteracy (buta huruf), Greed (keserakahan), Arrogance (kesombongan), Jealousy (kecemburuan) dan Ignorance (ketidaktahuan). - DJITU, adalah prinsip dasar dari manusia Kalbe
Yang dimaksud dengan DJITU adalah Dedikasi & Disiplin, Jujur & Jeli, Inovatif & Inisiatif, Tanggung jawab dan Teliti serta Ulet dan Unggul. - A5 = Agile (cekatan), Adapt (bisa menyesuaikan), Adopt (mudah menerima sesuatu yang baik), Align (selaras dalam bekerja) dan Act (bertindak cepat)
- Manusia C10, yang terdiri dari 4C (Care, Capability, Courage, Creativity), 3COM (Commonsense, Commitment, Communicative) dan 3CON (Connectivity, Consistent dan Confident).
- PBFWUSI = Proactive, Begin with the End in Mind, First Thing First, Win win, Understand to be Understood, Sharpen the Saw, and Inspiration (dari 7 Habits of Highly Effective People)
- 5S = Speed, Smart, System, Simplify and Solid
dan terakhir, agar bisa menjadi entepreneur yang baik harus bisa DIPERIKSA yang merupakan singkatan dari: bisa melihat masa
Depan,
Intregity (jujur), bisa melihat
Peluang, mengerjakan yang terbaik (
Excelence), bisa dan berani mengambil
Risiko, terus ber-
Inovasi, bisa
Kerja keras dan
Sigap/cepat untuk mengambil keputusan serta cepat ber
Adaptasi menyesuaikan dengan perubahan.
Hebatnya, semua akronim di atas dilontarkan oleh dr Boen, tanpa "nyontek" sedikit pun. Bukan hanya itu saja, sampai di sesi bagaimana perkembangan dunia riset dan development di dunia, pria kelahiran Tegal ini pun bisa mengurut dan menyebutkan jumlah dollar
Gross Domestic Expenditure on R&D (GERD) atau Pengeluaran Domestik Kasar dalam bidang Penelitian dan Pengembangan dari negara-negara seperti: Amerika Serikat, Cina, Jepang, Jerman, Perancis, India, Inggris, Korea Utara dst. Juga hal ini dilakukan tanpa melihat catatan.
Bagi yang tertarik untuk melihat kemeriahan acara ini bisa mengaksesnya di
http://tinyurl.com/SOE-drBoen