Rating : ratings 0.0%

Cohort Study Memperlihatkan Metformin Aman pada Pasien Diabetes dengan Gagal Jantung Lanjut

(17-Mar-2011)
Oleh: ARI
Print Preview
Cohort Study Memperlihatkan Metformin Aman pada Pasien Diabetes dengan Gagal Jantung LanjutKalbe.co.id - Sekitar 25-44 % pasien gagal jantung juga menderita diabetes mellitus tipe 2 dan terapi diabetes  pada pasien dengan gagal jantung masih belum pasti, peneliti melihat adanya hubungan antara terapi metformin dengan gagal jantung sistolik lanjut dalam penelitian cohort.

Metformin sebagai terapi diabetes telah diketahui masuk dalam "black box warning" oleh FDA jika digunakan pada pasien diabetes dengan gagal jantung, tetapi pada kenyataannya banyak obat diabetes yang digunakan juga menimbulkan efek samping gagal jantung, sehingga cukup banyak klinisi yang tetap menggunakan metformin dan obat sejenis pada kelompok pasien diabetes dengan gagal jantung tersebut dengan pemantauan yang ketat.

Suatu penelitian eksperimental mencatat metformin sebenarnya memperlihatkan efek memperbaiki fungsi miokardiak melalui aktivasi mekanisme sinyal (AMP-activated protein kinase)..

Metode
Pasien DM tipe 2 dengan gagal jantung sistolik lanjut diteliti antara tahun 1994-2008 didapatkan 401 pasien yang dalam penelitian cohort ini terbagi 2 kelompok berdasarkan ada atau tidaknya pasien mendapatkan terapi metformin.
Rerata usia pasien adalah 56 ± 11 tahun, dengan  left ventricular ejection fraction (LVEF)  24 ± 7%, 42% masuk dalam New York Heart Association (NYHA) III dan 45% NYHA IV.

Dua puluh lima persen pasien (n = 99) mendapatkan metformin, kelompok pasien yang mendapatkan metformin dan kelompok yang tidak mendapatkan metformin sebanding dalam proporsi usia, jenis kelamin, baseline LVEF, riwayat medis dan kondisi awal hemoglobin glikosilasi.

Pasien yang mendapatkan metformin memiliki IMT yang sedikit lebih tinggi, kadar kreatinin yang lebih rendah dan lebih sedikit mendapatkan insulin. Penilaian persentase 1 tahun harapan hidup pasien yang bebas mendapatkan insulin lebih baik pada kelompok metformin yaitu 91 % vs 76 %  (RR = 0.37, CI 0.18-0.76, P = .007).

Kesimpulan
Pada pasien DM dengan gagal jantung sistolik berat yang dimonitor ketat, terapi metformin terlihat aman, meskipun penelitian prospektif dibutuhkan untuk memastikan metformin dapat memperbaiki kondisi gagal jantung.

Bookmark and Share

Related Articles:

http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/Logo TRUVAZ120
http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/metrix_(120x50)
Calendar of Events