
Kalbe.co.id - Asap rokok mengandung lebih dari 4.000 komponen, termasuk paling tidak lima komponen karsinogen (penyebab kanker) dan sejumlah racun-racun lainnya.
Charlesworth dan teman-temannya dari
Southwest Foundation for Biomedical Research (SFBR) di San Antonio melihat perubahan pada gen-gen dalam sel darah putih dari 1.240 warga Meksiko Amerika, termasuk 297 partisipan yang merokok. Penelitian genetik bisa membantu menjelaskan hubungan antara kebiasaan merokok dan kanker, penyakit kardiovaskular, dan sejumlah penyakit lainnya.
Paparan asap rokok, menurut temuan studi terbaru, secara dramatis mengubah gen dengan berbagai cara negatif, termasuk memicu pertumbuhan tumor, penyakit peradangan, dan penurunan sistem kekebalan tubuh. Peneliti mengidentifikasi 323 gen yang secara signifkan berubah karena asap rokok.
"Kita sudah lama tahu bahwa merokok meningkatkan risiko seseorang menderita kanker dan penurunan sistem kekebalan tubuh," tutur peneliti Jac. C. Charlesworth PhD, seperti dikutip situs
webmd.com. "Yang kita tunjukkan di sini adalah bahwa merokok mengubah DNA tubuh."