Products »  Vitamin 

Tips Kesehatan
The National Women’s Health Information Center memberikan 10 hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan dan menikmati hidup yang lebih baik, yaitu:

  1. Banyak tau, rajin mengakses informasi kesehatan, misalnya tentang pencegahan penyakit.
  2. Sayangi tulang. Untuk kesehatan tulang, selalu isi kembali simpanan tulang yang terpakai dengan minum susu dan sumber kalsium lainnya.
  3. Jauhi obat-obatan terlarang dan alkohol. Untuk wanita, sewajarnya minum alkohol tidak melebihi satu gelas.
  4. Menggunakan obat secara bijaksana, baca dengan saksama instruksi penggunaan obat dan jika ada yang tidak dimengerti, tanyakan kepada pihak yang lebih tahu.
  5. Selalu mengutamakan keamanan dalam berkendaraan dengan menggunakan helm dan sabuk pengaman sebagaimana mestinya. Untuk kulit, gunakan tabir surya. Lakukan seks secara aman.
  6. Memeriksa kesehatan berkala dan imunisasi di kala perlu.
  7. Tidak merokok. Merokok terbukti meningkatkan kesakitan dan kematian
  8. Makan secara pintar, cukup buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.
  9. Berolah raga 30 menit setiap hari.
  10. Usahakan selalu gembira, berikan waktu untuk diri sendiri, nikmati dan jaga hubungan dengan keluarga, teman, dan lingkungan.

Tips Kesehatan Wanita
Aktifitas rutin yang perlu dilakukan oleh wanita:
Aktivitas Harian
• Berolahraga 30 menit.
• Menggunakan tabir surya untuk kulit.
• Konsumsi sumber protein yang cukup, seperti kacang-kacangan, daging, telor, dll.
• Makan buah dan sayuran.
• Minum susu rendah lemak 3 cangkir dan menghindari dampak stres.

Aktivitas Bulanan
• Melakukan SADARI (periksa payudara sendiri).
• Cek Body Mass Index untuk menjaga berat badan.

Aktivitas Tahunan
• Periksa gigi 2 kali setahun.
• Cek tekanan darah dan kolesterol.
• Papsmear 1-3 tahun sekali.

Aktivitas Berdasar Usia
• Setelah umur 20 tahun, setiap 5 tahun periksa kadar kolesterol dan trigliserida.
• Usia diatas 40 tahun, Mamografi 1-2 tahun sekali.
• Setelah usia 40 tahun, setiap 2 tahun cek kesehatan menyeluruh.
• Setelah usia 50 tahun, setiap 5 tahun lakukan endoskopi usus besar.

Nutrisi Bagi Wanita
Diet yang terlalu ketat sering dilakukan oleh wanita yang berjuang menurunkan berat badan. Diet memang bagus dan merupakan cara efektif menghadapi obesitas. Namun, dalam berdiet harus dijaga supaya tidak sampai tejadi defisiensi zat gizi.
Secara garis besar nutrisi dikategorikan menjadi 5 bagian: karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Selain itu, manusia juga membutuhkan serat dan air.

Karbohidrat
Karbohidrat merupakan sumber energi utama, terdiri dari gula, karbohidrat kompleks, dan serat. Gula merupakan karbohidrat yang paling sederhana, bisa didapatkan pada buah, susu, dan gula meja. Gula murni hanya mengandung energi, tanpa kandungan serat, vitamin, atau mineral. Asupannya perlu dibatasi karena beresiko menyebabkan kerusakan gigi.
Karbohidrat kompleks bisa ditemukan di padi-padian dan biji-bijian seperti gandum dll. WHO (World Health Organisation) menganjurkan setidaknya 50-70 % energi yang kita perlukan didapatkan dari karbohidrat kompleks.

Protein

Kebutuhan wanita akan protein 45 gram per hari, akan lebih tinggi pada wanita hamil dan menyusui. Wanita dengan aktifitas tinggi kebutuhannya bisa mencapai 55 gram. Sumber protein adalah kacang-kacangan, biji-bijian, padi-padian, dan produk susu.

Serat

Serat makanan adalah berupa karbohidrat yang tidak dapat diserap, juga dapat ditemukan dalam sayur-sayuran dan buah-buahan. Asupan serat yang cukup dapat mencegah timbulnya masalah saluran cerna seperti kanker usus dan divertikulosis usus.

Lemak

Terlalu banyak menkonsumsi lemak tidak baik untuk kesehatan tetapi dalam jumlah sedikit harus ada karena diperlukan untuk menjaga regenerasi sel, pembentukan hormon, dan membawa beberapa jenis vitamin. Unit terkecil dari lemak adalah asam lemak. Lemak dapat dibagi menjadi lemak jenuh dan lemak tidak jenuh. Konsumsi tinggi lemak jenuh akan meningkatkan kadar kolesterol darah, beresiko menyebabkan penyakit jantung dan pembuluh darah.

Vitamin

Vitamin merupakan nutrisi yang tidak dapat dibuat oleh tubuh sehingga harus didapatkan dari makanan karena diperlukan untuk beberapa fungsi penting tubuh walaupun dalam jumlah kecil.

  • Vitamin A (beta carotene) berasal dari jeruk, sayuran berwarna merah dan kuning, seperti tomat dan wortel, dan sayuran berdaun hijau. Kebutuhan harian vitamin A untuk wanita usia reproduktif adalah 500 RE dan ditambah 300 RE untuk wanita hamil dan menyusui.
  • Vitamins B terdiri dari vitamin B1 (thiamin), B2 (riboflavin), B3 (niacin), B6 (pyridoxine), B12 (cyanocobalmin), asam folat (dibutuhkan 400 mcg per hari dan 600 sampai 800 mcg pada saat hamil dan menyusui), asam pantotent, dan biotin. Seluruh jenis vitamin B, kecuali vitamin B12, dapat ditemukan pada kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran hijau. Vitamin B12 tidak ditemukan pada tumbuhan.
  • Vitamin C berasal dari buah-buahan segar, salad sayuran, sayuran hijau, dan kentang. Tubuh kita setidaknya memerlukan 75 sampai 90 mg vitamin C setiap hari. Ini sebenarnya tidak banyak, hanya saja makanan yang kita konsumsi sehari-hari biasanya tidak diproses dengan benar sehingga vitamin C dalam makanan telah rusak sebelum masuk ke dalam tubuh
  • Vitamin D dapat dibuat oleh kulit ketika terpapar sinar matahari. Dibutuhkan 200 IU untuk wanita di bawah 50 tahun, 400 UI di atas 51 tahun, dan 600 UI di atas 71 tahun.
  • Vitamin E berasal dari minyak sayur, gandum, dan telur.
  • Vitamin K berasal dari sayuran segar, sereal, dan sintesa bakteri di usus.


Mineral

Mineral memegang beberapa fungsi penting dalam tubuh. Berikut ini beberapa mineral penting dan peranannya dalam menjalankan fungsi tubuh.
- Kalsium dibutuhkan 1000 mg perhari oleh wanita usia subur dan 1200 mg bagi wanita yang sudah menopause. Kalsium berguna untuk kesehatan tulang dan gigi. Mineral ini ditemukan dalam sayur-sayuran dan buah-buahan. Vitamin D membantu penyerapan kalsium.
- Besi diperlukan terutama untuk pembentukan sel darah merah, didapatkan dari sayuran hijau. Keberadaan vitamin C akan membantu penyerapan besi. Wanita pada umumnya membutuhkan 15 sampai 18 mg zat besi setiap hari, 27 sampai 30 mg pada saat hamil, 9 mg saat menyusui, dan antara 8-10 mg setelah menopause.
- Zinc berperanan penting dalam berbagai reaksi enzim dan daya tahan tubuh. Zinc didapatkan dari sayuran hijau, keju, dll. Untuk wanita usia subur dianjurkan paling sedikit 9,3-15,4 mg perhari.
- Iodine ditemukan dalam sayuran. Jumlahnya tergantung komposisi iodine dalam tanahnya, yang tertinggi kandungannya adalah di daerah tepi laut.

TVC Terbaru

Download 

Calendar of Events