Rating : ratings 0.0%

Manfaat Terapi Simvastatin plus Ramipril Terhadap Fungsi Vaskular pada Pasien Hiperkolesterolemia

(12-Oct-2009)
Oleh: YYA
Print Preview
Manfaat Terapi Simvastatin plus Ramipril Terhadap Fungsi Vaskular pada Pasien HiperkolesterolemiaKalbe.co.id - Penelitian-penelitian yang pernah dilakukan memperlihatkan manfaat obat golongan statin dan obat antihipertensi golongan penghambat ACE dalam mencegah atau menghambat progresifitas penyakit jantung koroner. Manfaat ini diperkirakan terjadi karena efek menguntungkan kedua golongan obat tersebut pada fungsi vaskular. Dalam penelitian, statin dapat mengurangi kadar kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein), memperbaiki fungsi endotel dan meningkatkan bioaktifitas NO (Nitric Oxide). Obat penghambat ACE juga dapat memperbaiki fungsi endotel, menghambat oksidasi NO, serta menghambat oksidasi LDL dan dengan demikian memperbaiki vaskular serta menghambat proses artherosklerosis.

Statin dan penghambat ACE melindungi endotel pembuluh darah melalui mekanisme yang berbeda, dan oleh karena itu pemberian kombinasi kedua macam obat tersebut (statin plus penghambat ACE ) diperkirakan akan memberikan manfaat tambahan, terutama pada pasien-pasien hiperkolesterolemia. Untuk meneliti hal ini, dr. Kwan Kon Koh dan rekan dari Departemen Kardiologi, Departemen Radiologi dan Kedokteran Pencegahan di Gachon Medical School, Incheon, Korea, melakukan sebuah penelitian yang meneliti efek terapi kombinasi penghambat ACE ramipril dengan simvastatin dibandingkan dengan monoterapi terhadap fungsi vaskular pada pasien-pasien hiperkolesterolemia dengan diabetes.

Penelitian yang dilakukan adalah penelitan acak, tersamar ganda, kontrol plasebo dan crossover, dan terdiri dari 2 penelitian; penelitian I melibatkan 50 pasien hiperkolesterolemia yang diterapi dengan simvastatin dengan plasebo atau ramipril; dan penelitian ke-2 melibatkan 45 pasien hiperkolesterolemia dengan diabetes, yang diterapi dengan simvastatin, atau ramipril, atau kombinasi simvastatin dengan ramipril (penelitian II). Penelitian dilakukan selama 2 bulan dengan masa washout 2 bulan.
    
Hasil penelitian I memperlihatkan bahwa kombinasi simvastatin-ramipril secara bermakna mengurangi tekanan darah setelah 2 bulan penelitian. Simvastatin, baik secara monoterapi maupun dalam kombinasi dengan ramipril secara bermakna mengubah lipoprotein, memperbaiki flow mediated dilatation, mengurangi kadar malondialdehyde, menurunkan kadar MCP-1 (Monocyte chemoattractant protein-1), menurunkan CRP (C-reactive protein), dan merubah kadar plasminogen activator inhibitor-1 antigen. Terapi kombinasi simvastatin-ramipril memperbaiki fungsi vasomotor, sitokin dan hemostasis lebih baik dibandingkan dengan monoterapi simvastatin, kecuali penurunan kadar CRP antara terapi kombinasi atau simvastatin monoterapi tidak memperlihatkan hasil yang berbeda bermakna.

Dalam penelitian ke-2, ramipril monoterapi tidak bermakna mengubah lipoprotein dan kadar CRP (C-Reactive Protein), namun kombinasi ramipril dengan simvastatin secara bermakna mengubah kadar lipoprotein dan CRP lebih baik dibandingkan dengan ramipril monoterapi.

Perbaikan flow mediated dilatation bermakna terjadi pada kelompok yang diberikan ramipril monoterapi dan juga pada kelompok terapi kombinasi ramipril plus simvastatin. Namun pada kelompok terapi kombinasi terjadi perbaikan vaskular yang lebih bermakna dibandingkan dengan monoterapi (p < 0,001). Terapi kombinasi juga menurunkan kadar CRP lebih baik dibandingkan dengan monoterapi (P=0,048).

Walau terapi monoterapi memberikan manfaat, terapi kombinasi simvastatin plus ramipril secara bermakna lebih baik dibandingkan monoterapi dalam perbaikan fungsi vaskular, sitokin dan hemostasis pada pasien hiperkolesterolemia dengan diabetes.


Bookmark and Share

Related Articles: